Logo Header Antaranews Makassar

Mahasiswa UMI Duta Pertukaran Pemuda Dunia

Selasa, 13 Januari 2015 22:35 WIB
Image Print
"Sajidah telah menyelesaikan amanahnya di Polandia pada Oktober 2014 ...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar, Sajidah Hardiyani dan Fajar Hidayah dari Fakultas Kedokteran UMI terpilih menjadi duta pertukaran pemuda dunia.

"Sajidah telah menyelesaikan amanahnya di Polandia pada Oktober 2014 dan kini menyusul Fajar akan bertolak ke Lituania pada 18 Januari 2015," kata Rektor UMI Prof Dr Hj Masrurah Mokhtar, MA di Makassar, Selasa.

Fajar yang tercatat sebagai mahasiswa fakultas kedokteran UMI yang dijadwalkan akan yudisium sebagai sarjana Kedokteran UMI ini mengatakan, kegiatan ini merupakan hasil seleksi untuk pertukaran duta pemuda dunia di berbagai pelosok dunia.

"Alhamdulillah dari jatah delapan orang sedunia untuk ditempatkan Lituania, salah satu diantaranya adalah saya yang sebelumnya mengikuti seleksi bersama utusan dari mahasiswa UI, UGM, Unpad dan UMI beserta puluhan peserta dari belahan dunia," katanya.

Keberhasilan tersebut, diakui tidak terlepas dari dukungan dan motivasi Wakil Dekan III FK UMI dr Hj Sulhana Mukhtar. Sebelum mengikuti seleksi tersebut, terlebih dahulu meminta izin pihak fakultas untuk mengikuti seleksi.

Beberapa tahapan seleksi yang diikuti adalah seleksi berkas dengan mencatumkan surat keterangan tempat kuliah dan izin dari pimpinan, interview dari pusat (Jakarta) dan dari Lituania sendiri.

Salah satu aspek yang ditanyakan adalah sejauhmana pengetahuan terhadap Indonesia, termasuk budaya, visi dan misi Indonesia serta kesiapan selaku pemuda Indonesia melakukan program pendidikan, pengabdian dengan menyesuiakan "background" pendidikan yang digeluti.

"Kebetulan saya kuliah di fakultas kedokteran UMI, jadi saya mempresentasikan bagaimana visi dan misi saya dengan budaya saya Indonesia dengan bidang ilmu yang saya tekuni," katanya.

Berkaitan dengan hal itu, dia mengatakan, telah menyiapkan diri untuk tinggal di Lituania akan tinggal selama empat bulan untuk menyelami budaya di sana dan melakukan program pendidikan dan pengabdian sebagai duta pemuda dunia.

Proses awal masuk seleksi ini, diakui mendapat nilai plus karena bergabung dalam AIESEC atau perkumpulan mahasiswa se-dunia. Menanggapi ha itu, Rektor UMI memberi apresiasi atas keberhasilan mahasiswa UMI yang lolos dalam tingkat internasional dan mewakili Indonesia setelah mampu menyisihkan lawan-lawannya yang tangguh tidak hanya universitas terbaik di dalam negeri tetapi juga luar negeri. S Nuryono



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026