Makassar (ANTARA) - Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, menggelar pelatihan peningkatan mutu dan kualitas komoditas daerah serta promosi produk unggulan bagi pelaku UMKM agar semakin berdaya saing.
Bupati Luwu Patahudding dalam keterangannya di Makassar, Rabu, menegaskan penguatan sektor UMKM merupakan salah satu fokus utama Pemerintah Kabupaten Luwu dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan.
“UMKM adalah tulang punggung perekonomian daerah. Pemerintah terus berkomitmen menghadirkan berbagai program untuk meningkatkan daya saing, termasuk bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di antaranya difokuskan untuk pengembangan UMKM,” ujarnya.
Bupati juga menekankan pentingnya sertifikasi halal, peningkatan kualitas produk, inovasi kemasan, serta pemanfaatan fasilitas promosi seperti Gedung Dekranasda di Bandara Bua.
Ia mendorong pelaku UMKM agar meningkatkan profesionalisme, menjaga kualitas produksi, serta membuka lapangan kerja baru.
“Perhatikan kualitas dan mutu produk. Jangan diturunkan saat usaha sudah mulai laku. Pemerintah siap membantu agar produk UMKM Luwu bisa masuk ke retail modern dan pasar yang lebih luas,” tegasnya pada kegiatan yang diikuti 30 pelaku UMKM tersebut.
Bupati juga menyinggung peluang promosi produk lokal melalui jaringan pribadi maupun kelembagaan, termasuk ketika melakukan kunjungan kerja ke luar daerah.
Sementara Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Kabupaten Luwu, Rahimullah, dalam laporannya menyampaikan pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari Bantuan Keuangan Khusus Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Rahimullah menjelaskan, materi pelatihan mencakup digitalisasi dan branding, dipandu langsung oleh tim dari Dinas Koperasi dan UMKM Sulsel serta sertifikasi produk, termasuk sertifikasi halal, akses permodalan, bekerja sama dengan bank pemerintah.

