
Pasokan Terigu Ramadhan Dipastikan Aman

Makassar (ANTARA Sulsel) - Pasokan tepung terigu di wilayah Sulawesi Selatan untuk bulan Ramadhan dipastikan aman dan dijamin tidak akan mengalami kenaikan harga.
Kepastian tersebut disampaikan Industrial Relation Manager PT Eastern Pearl Flour Mills, Muammar Muhayang, di Makassar, Rabu.
Menurutnya, jaminan pasokan bahan baku terigu akan tetap mencukupi kebutuhan masyarakat Sulsel karena kapasitas produksi masih ada di atas tingkat kebutuhan.
"Kami memproduksi produk tepung terigu sebanyak 40 ribu matrix ton per bulan sementara tingkat kebutuhan masyarakat di wilayah Sulsel masih berada di angka 10 hingga 15 ribu matrix ton per bulan," jelasnya.
Sementara itu, jika dihitung tingkat kebutuhan masyarakat dalam hitungan hari, rata-rata permintaan pasar akan tepung terigu mencapai 2000 matrix ton.
Selain itu, terigu adalah salah satu bahan baku yang termasuk dalam daftar bahan pokok yang pasokan dan harganya akan selalu diawasi oleh pemerintah jadi dipastikan tidak akan ada kekurangan dan kenaikan harga.
Harga tepung terigu di pasar-pasar tradisional diperkirakan akan tetap stabil pada angka Rp7000 per kilonya dan tidak akan terpengaruh pada waktu-waktu seperti jelang bulan Ramadhan dan lebaran.
Produk tepung terigu yang biasanya mengalami permintaan pasar tinggi pada masa tersebut adalah tepung terigu untuk bahan makanan yang digoreng.
Ia menambahkan, konsumsi tepung terigu masyarakat Indonesia memang masih tergolong rendah yaitu 15 hingga 16 kilogram perkapita. Berbeda dengan Malaysia misalnya yang mengkonsumsi tepung terigu sebanyak 45 kilogram perkapita.
Pihaknya memproduksi tepung terigu dengan bahan-bahan impor dari Kanada, India, Australia, untuk pasarkan di Indonesia timur sebanyak 70 persen dan 30 persen untuk Indonesia bagian barat.
(T.PSO-100/Z002)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
