
Usaha Kuliner Binaan HIPMI Sasar Pasar Mahasiswa

Makassar,(Antara Sulsel) - Usaha kuliner binaan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulawesi Selatan (Sulsel) berbendera Sushi Wakwaw menyasar pasar mahasiswa dengan menyajikan sushi dengan harga terjangkau.
"Mahasiswa kebanyakan suka makan makanan moderen, dan saat ini yang sedang populer adalah sushi, hanya saja harganya biasanya mahal, makanya di sini sushi kami sederhanakan agar harganya terjangkau," kata pemilik Sushi Wakwaw yang juga Sekretaris Umum HIPMI Perguruan Tinggi (PT) Sulsel Yuspratman di Makassar, Sabtu.
Sushi Wakwaw yang berlokasi di areal pintu nol Kampus Universitas Hasanuddin ini tergabung dalam cafe De`Wulan yang juga merupakan binaan HIPMI Sulsel. Cafe tersebut diresmikan oleh Ketua Umum HIPMI Bahlil Lahadalia Sabtu (21/2).
Pemilihan lokasi di dekat areal kampus ini, menurut Yuspratman memang dimaksudkan agar mudah dijangkau oleh mahasiswa.
Meskipun saat ini sudah terdapat beberapa tempat yang menawarkan sushi di Makassar, Yuspratman optimistis usaha yang ia rintis ini dapat bersaing dengan usaha lain yang serupa.
"Kelebihan kami adalah sushi yang kami buat kami sesuaikan dengan lidah Makassar, jadi kami tidak menggunakan bahan mentah, tetapi kami goreng atau bakar. Selain itu harganya sangat terjangkau yaitu Rp10 ribu hingga Rp15 ribu per porsi," jelasnya.
Dia mengatakan, saat ini pihaknya hanya menargetkan penjualan 50 porsi per hari, dan sejauh ini respon pasar cukup positif.
"Sebelum dibuka secara resmi kami sudah menjual selama sepuluh hari, dan dalam lima hari terakhir kami dapat menjual hingga 35 porsi, padahal kami hanya buka pada malam hari," terang mahasiswa Jurusan Akuntansi Universitas Fajar ini.
Sementara terkait dukungan dari HIPMI Sulsel, menurut Yuspratman HIPMI membantu menyakinkan pihak perbankan bahwa usaha yang mereka lakukan ini benar-benar riil dan layak.
"Ini juga perlu dipahami bahwa HIPMI bukan lembaga sosial, jadi kami tidak dibantu dalam bentuk modal, tetapi kami difasilitasi misalnya dengan menjamin usaha kami rill kepada perbankan," katanya.
Pewarta : Nurhaya J Panga
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
