
Jelang Lebaran, Pemkot Makassar gelar pasar murah keliling

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, Sulawesi Selatan, menggelar pasar murah keliling dengan mengerahkan sembilan unit mobil truk pengendali inflasi yang nantinya hadir di semua kecamatan menjelang Lebaran 2026.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Makassar, Rabu, mengatakan pasar murah keliling itu sebagai langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di tengah masyarakat.
"Melalui kegiatan ini, kami Pemerintah Kota Makassar, berupaya menstabilkan harga di pasaran, sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan di penghujung Ramadan dan jelang idul fitri," ujar dia.
Munafri mengatakan pasar murah keliling itu diharapkan juga dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, sekaligus untuk menjaga daya beli masyarakat menjelang hari raya.
Program pangan murah tersebut, lanjutnya, berlangsung di titik yang ditentukan, sekaligus menekan potensi inflasi daerah yang kerap dipicu oleh lonjakan harga sejumlah komoditas pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan telur menjelang Lebaran akhir bulan ini.
Munafri menjelaskan, rencana tersebut diputuskan setelah pemerintah kota menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah perangkat daerah dan pihak Kecamatan.
"Kami sudah melakukan rapat koordinasi bersama para camat, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Perindag (perindustrian dan perdagangan), serta Bappeda untuk memastikan kondisi harga menjelang Idul Fitri stabil," katanya.
"Biasanya di periode akhir Ramadhan ini, harga-harga mulai mengalami kenaikan yang cukup signifikan dan bisa berdampak pada inflasi. Sehingga kami mencari solusi untuk kebutuhan masyarakat terpenuhi," ujar dia.
Dalam operasi pasar tersebut, beberapa komoditas disediakan dengan harga lebih terjangkau, di antaranya beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) yang dijual sekitar Rp55.000 hingga Rp58.000 per kemasan, minyak goreng merek MinyaKita seharga Rp15.000 per liter, serta gula pasir dengan harga Rp17.500 per kilogram.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
