Logo Header Antaranews Makassar

Pemkab Gowa optimalkan program cetak sawah rakyat

Rabu, 8 April 2026 22:36 WIB
Image Print
Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang (tengah) saat melakukan penanaman padi pada lahan cetak sawah baru dalam mendukung program swasembada pangan di Gowa, Rabu (7/4/2026). ANTARA/HO-Pemkab Gowa

Gowa (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, mengoptimalkan program cetak sawah dalam mendukung program pemerintah pusat yakni swasembada pangan.

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang di Gowa, Rabu, ikut melaksanakan penanaman padi pada Gerakan Swasembada Pangan di lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Desa Bontoramba, Kecamatan Pallangga.

“Gowa ini salah satu penopang pertanian di Sulsel, sehingga saya tidak berhenti untuk terus mendorong pertanian kita semakin baik dan maju,” ujarnya.

Sitti Husniah Talenrang mengungkapkan Kabupaten Gowa merupakan salah satu daerah penopang pertanian di Sulawesi Selatan sehingga pihaknya berkomitmen untuk terus mendorong penguatan sektor pertanian agar semakin maju dan berdaya saing.

Ia menyatakan program Cetak Sawah Rakyat (CSR) akan terus dioptimalkan demi mendukung peningkatan produksi pertanian serta kesejahteraan petani.

Tak hanya itu, dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan) juga diharapkan dapat terus ditingkatkan, tidak hanya melalui sistem pinjam pakau tetapi juga kepemilikan langsung.

“CSR kita optimalkan agar petani kita bisa terus tumbuh. Lebih khusus bukan hanya untuk menanam, tapi juga ditopang oleh alsintan yang diharapkan dapat terus diperbanyak, bukan hanya pinjam pakai, tetapi dimiliki sehingga petani kita lebih semangat dalam bercocok tanam,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Husniah juga menyampaikan apresiasinya kepada Kementerian Pertanian (Kementan) atas dukungan dan berbagai program strategis yang telah diberikan kepada Kabupaten Gowa, khususnya dalam pengembangan program CSR.

Sementara, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Gowa, Zubair Usman mengatakan Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) merupakan program strategis dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia untuk mendukung swasembada pangan nasional.

“Program ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah pusat dalam menjawab tantangan kebutuhan pangan yang terus meningkat. Kabupaten Gowa patut bersyukur dan berbangga karena menjadi salah satu daerah penerima manfaat program CSR, yang menunjukkan besarnya potensi daerah kita dalam pengembangan sektor pertanian, khususnya komoditas padi,” katanya.

Dirinya menjelaskan, melalui program ini lahan-lahan yang sebelumnya belum produktif kini dibuka dan ditata menjadi sawah baru yang siap tanam. Hal ini tidak hanya menambah luas lahan, namun juga menjadi bagian dari upaya peningkatan produksi, produktivitas, serta kesejahteraan petani.

“Program CSR di Kabupaten Gowa mencakup luasan sekitar 40 hektare yang tersebar di Kecamatan Pallangga dan Parangloe dengan melibatkan kelompok tani," terangnya.

"Dari luasan tersebut, ditargetkan mampu menghasilkan rata-rata 5 hingga 6 ton per hektar- sehingga berpotensi menambah produksi sekitar 2.500 hingga 3.000 ton gabah kering panen (GKP) setiap musim tanam. Insyaallaah tahun 2026 juga akan berjalan dan telah kami usulkan seluas 30 hektare," lanjut dia.



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026