
BI Sulsel bantu angkat potensi investasi daerah

Makassar, Sulsel (ANTARA) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan melakukan pendampingan dengan mengangkat potensi investasi daerah melalui pelaksanaan South Sulawesi Investment Challenge (SSIC) 2026.
"Kegiatan itu dirangkaikan dengan forum Percepatan Investasi, Perdagangan, dan Pariwisata Sulawesi Selatan (PINISI SULTAN) yang menjadi salah satu upaya BI Sulsel mendorong investasi di daerah," kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Rizki Ernadi Wimanda di Makassar, Sulsel, Kamis.
Dia mengatakan setiap tahunnya pemerintah daerah dipacu untuk meningkatkan kualitas proyek investasi daerah. Selain itu, BI memberikan pendampingan kepada pemerintah daerah agar potensi unggulan di Sulsel semakin siap ditawarkan kepada investor nasional maupun internasional.
Menurut dia, forum tersebut menjadi wadah memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam mendorong investasi berkelanjutan dan hilirisasi ekonomi daerah.
Sementara itu, BI Sulsel menilai realisasi investasi di Sulawesi Selatan sepanjang 2025 tetap menunjukkan tren positif, baik dari penanaman modal asing (PMA) maupun penanaman modal dalam negeri (PMDN).
Namun, posisi Sulsel yang masih berada di peringkat ke-20 nasional menjadi tantangan untuk memperkuat daya saing investasi daerah.
Rizki mengatakan akselerasi investasi perlu terus diperkuat melalui peningkatan kualitas proyek, penyediaan infrastruktur pendukung, serta perbaikan iklim usaha agar daerah lebih menarik bagi investor.
Menurut dia, Sulsel saat ini telah memiliki lebih dari 90 Investment Project Ready to Offer (IPRO) dan sebagian telah berstatus clean and clear.
Meski demikian, lanjut dia, masih terdapat tantangan berupa kesiapan proyek yang belum optimal, keterbatasan pembiayaan alternatif, serta perlunya penyesuaian proyek dengan prioritas pembangunan nasional.
Berkaitan dengan hal tersebut, BI Sulsel melakukan pendampingan penyusunan feasibility study (FS) bekerja sama dengan lembaga kredibel guna meningkatkan kualitas dokumen proyek investasi.
Pendampingan tersebut diharapkan mampu membuat proyek investasi daerah lebih matang dan siap dipasarkan kepada investor potensial.
Selain itu, promosi investasi akan diperkuat melalui forum investasi, one-on-one meeting, hingga site visit langsung ke lokasi proyek. Langkah ini dilakukan untuk memperluas peluang masuknya investasi baru di Sulsel.
Pewarta : Suriani Mappong
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
