
Jelang Idul Adha, Dinas Peternakan Sulsel masif pantau kesehatan hewan

Makassar (ANTARA) - Dinas Peternakan Sulawesi Selatan secara masif melakukan pemantauan terhadap kesehatan hewan dengan mengeluarkan surat kewaspadaan tentang pengendalian penyakit hewan jelang Idul Adha 1448 Hijriah.
"Kita sudah mengeluarkan surat kewaspadaan penyakit hewan dan tidak hanya antraks saja tetapi ada juga penyakit PMK (penyakit mulut dan kuku) yang kita tahu baru-baru ini," Kepala Bidang Keswan (Kesehatan Hewan) dan Kesmavet (Kesehatan Masyarakat Veteriner) Dinas Peternakan Sriyanti di Makassar, Rabu.
Maka dari itu, Sriyanti meminta kewaspadaan masyarakat untuk mewaspadai penyakit-penyakit tersebut. Kendati diakui saat ini dilaporkan terkendali atau tidak ada laporan kasus pada penyakit antraks.
"Kemudian untuk PMK meskipun tetap ada kasusnya namun kami sudah menggalakkan vaksinasi, kemudian pengawasan lalu lintas, dan juga biosecurity," tambahnya.
Sementara pada PMK, diakui masih ada satu hingga dua kasus yang biasanya pengobatan dilakukan sendiri oleh masyarakat karena proses pengobatannya cukup mudah.
Sriyanti menyebut belum lama ini, Dinas Peternakan Sulsel telah mendistribusikan tahap 1 dan tahap 2 sebanyak 50 ribu dosis.
"Meskipun cepat penularannya tetapi pengobatannya itu gampang kalau masyarakat betul-betul melakukan pengobatan pada ternaknya," ujarnya.
Sementara Sriyanti menjelaskan, jika didapati ada indikasi penyakit, petugas akan segera melakukan pemeriksaan, kemudian pengambilan sampel. Setelah itu, hasilnya akan segera dilaporkan, utamanya pada hewan-hewan yang hasilnya positif dan dipastikan tidak akan dilalulintaskan.
Hewan yang terindikasi sakit akan diisolasi dan segera diobati, kemudian dipastikan tidak masuk dalam rantai jua-beli hewan ternak.
Saat ini, Dinas Peternakan Sulsel memastikan ketersediaan hewan ternak untuk Hari Raya Kurban pada 27 Mei mendatang. Dirilis ketersediaan sapi sebanyak 81.875 ekor, kerbau sebanyak 5.354 ekor dan kambing sebanyak 51.639 ekor. Ketersediaan hewan ini berasal dari Sulawesi Selatan dan menyuplai ke Kalimantan.
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
