Logo Header Antaranews Makassar

Ada program satu hafiz di tiap desa di Gowa

Rabu, 17 Juni 2026 19:15 WIB
Image Print
Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang saat menghadiri wisuda 168 Mahasantri Gowa yang merupakan salah satu program pembinaan pendidikan keagamaan di wilayah tersebut, Rabu (17/6/2026). ANTARA/HO-Pemkab Gowa

Gowa (ANTARA) - Program Mahasantri Satu Hafiz Al Quran Satu Desa/Kelurahan di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan mulai terlihat setelah 167 mahasantri yang dikuliahkan di Jurusan Ilmu Quran dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar, telah di diwisuda.

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang di Gowa, Rabu, mengungkapkan kebahagiaannya atas pencapaian para wisudawan tersebut.

"Seorang ibu tentu merasa bahagia ketika melihat anaknya memperoleh gelar akademik. Namun, kebahagiaan itu akan menjadi lebih sempurna jika ilmu yang diperoleh mampu memberikan manfaat, menolong sesama, menjaga kehormatan keluarga, serta menjadi cahaya bagi masyarakat dan daerahnya,” ujarnya.

Menurut Bupati Gowa, tidak hanya karena berhasil menyandang gelar akademik, tetapi juga karena ilmu yang diperoleh nantinya mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sitti Husniah Talenrang mengatakan, capaian itu menjadi bukti keberhasilan mahasantri yang merupakan salah satu program prioritas daerah bekerjasama dengan UIN Alauddin Makassar untuk mewujudkan Satu Desa dan Kelurahan Satu Hafiz Al Quran.

"Keberhasilan para mahasantri merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, dan doa yang tidak pernah putus," katanya.

Ia menjelaskan, dari 167 mahasantri, sebanyak 136 orang berhasil meraih predikat cumlaude dan 31 orang lainnya memperoleh predikat sangat memuaskan dengan waktu 3 tahun 10 bulan.

Alhamdulillah capaian ini merupakan kebanggaan bagi Pemerintah Kabupaten Gowa dan masyarakat, namun amanah ini juga harus diwujudkan melalui pengabdian nyata kepada masyarakat,” jelasnya.

Husniah menegaskan Pemerintah Kabupaten Gowa menjadikan pendidikan sebagai investasi penting dalam pembangunan daerah.

Salah satu wujud komitmen tersebut adalah program Mahasantri yang merupakan hasil kolaborasi bersama UIN Alauddin Makassar untuk mencetak generasi qurani yang unggul dan berakhlak sejak tahun 2022.

“Program Mahasantri bukan sekadar memberikan kesempatan memperoleh gelar sarjana, tetapi membentuk manusia secara utuh. Mereka tidak hanya menghafal Al Quran, tetapi juga memahami maknanya, mendalami ilmu tafsir, mengembangkan kemampuan berpikir, serta mengamalkan nilai-nilai Al Quran dalam kehidupan bermasyarakat,” terangnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar, Prof Muhaemin Latif menyampaikan program Mahasantri menjadi salah satu program unggulan hasil kolaborasi antara Pemkab Gowa dan UIN Alauddin Makassar melalui pembinaan kepesantrenan di Lembaga Mahasantri Bajeng dan pembinaan akademik di kampus.

Dirinya mengaku, pada Wisuda Angkatan Ke-118 dan 119, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat meluluskan sebanyak 347 wisudawan dan wisudawati, menjadikannya fakultas dengan jumlah lulusan terbanyak dari delapan fakultas yang ada di UIN Alauddin Makassar.

“Selamat kepada seluruh ananda yang telah sampai pada titik ini. Ini merupakan pencapaian luar biasa, khususnya bagi mahasantri Kabupaten Gowa yang menjadi program kerja sama dengan pemerintah daerah. Dari 167 mahasantri, sebanyak 81,44 persen berhasil meraih predikat cumlaude,” ucapnya.



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026