Logo Header Antaranews Makassar

Ribuan pelajar Jayapura doa bersama hadapi UN

Jumat, 27 Maret 2015 14:55 WIB
Image Print
"Untuk itu, harapannya, perjuangan kita selama sekolah dari SD, SMP hingga SMA/SMK/MA...

Jayapura (ANTARA Sulsel) - Sekitar 4.000 pelajar SMA, MA dan SMK di Kota Jayapura, Papua, Jumat pagi mengikuti doa bersama di Gor Waringin guna menghadapi ujian nasional (UN) pada 13-19 April 2015.

Doa bersama itu merupakan rangkaian dari acara pencanangan dan ikrar UN 2015 yang digelar oleh Dinas Pendidikan Kota Jayapura.

Wali Kota Jayapura Benhur Tommy Mano dalam sambutannya di Jayapura, Jumat, mengataka UN bukan segalanya tentang tes akademik melainkan kejujuran, mental serta kerja keras merupakan salah satu unsur yang tidak bisa ditinggalkan.

"Setinggi apa pun gunung, pasti sudah ada manusia yang mendakinya, sesulit apa pun soal UN yang akan dihadapi, pasti ada yang bisa menjawabnya. Jadi jangan takut," katanya.

Mano juga menyampaikan bahwa UN merupakan bentuk lain dari evaluasi belajar tahap akhir nasional (Ebtanas) yang sudah dihapus. UN berfungsi sebagai 'quality control' terhadap sistem pendidikan, UN juga berfungsi sebagai alat pengendali mutu pendidikan secara nasional, pendorong peningkatan mutu pendidikan secara nasional dan sebagai bahan pertimbangan dalam seleksi penerimaan pada jenjang pendidikan lebih tinggi.

"Untuk itu, harapannya, perjuangan kita selama sekolah dari SD, SMP hingga SMA/SMK/MA jangan hanya berakhir dengan kata tidak lulus, karena khawatir dan takut dalam menyelesaikan soal UN," katanya.

Maka dari itu, Benhur Tommy Mano yang akrab disapa BTM mengajak sekitar 4.000 lebih pelajar Kota Jayapura yang akan ikuti UN 2015 agar mempersiapkan diri dengan giat belajar, jaga kesehatan, minta doa restu pada Tuhan dan orang tua, banyak berlatih soal UN, dan juga belajar kelompok.

"Saya ingatkan belajarlah dengan sungguh-sungguh, jangan terpengaruh dengan kunci jawaban. Ingatlah UN itu ada 20 paket, jangan sampai gagal dan memalukan diri sendiri dan orang tua," katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura I Wayan Mudiyasa mengatakan acara pencanangan dan ikrar UN 2015 itu pertama kali digelar di Kota Jayapura dengan tujuan memberikan penyegaran bagi siswa yang akan ikuti UN nanti.

"Intinya kami ingin buat para siswa terlepas dari beban UN nanti. Kami ingin mereka fresh sebelum ujian. Dan pada 13 - 19 April 2015 di siswa peserta UN untuk tingkat MA sebanyak 3.014 dan SMK 1.406. Sementara tingkat SMP peserta UN sebanyak 4.718. Dan untuk paket kesetaraan atau Paket C itu sebanyak 181 dan Paket 462 peserta," katanya

Acara pencanangan dan ikrar UN 2015 itu juga diwarnai dengan pemberian bantuan alat tulis kantor (ATK) kepada sekolah yang menyelenggarakan UN, hiburan berupa tari kontemporer dan nyanyian dari para siswa, serta tari Yosim Pancar bersama Wali Kota Jayapura Benhur Tommy Mano dengan ribuan siswa.

Pada kesempatan itu, terlihat puluhan siswa berebutan foto "narsis" bersama Wali Kota Jayapura Benhur Tommy Mano saat menari bersama. Riza Fahriza



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026