
Misa Paskah di Makasar berlangsung khidmat

"Perayaan paskah tahun ini, Polda Sulsel tetap menurunkan pengamanan sebagai bentuk guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat yang merayakannya," ujarnya.
Makassar (ANTARA Sulsel) - Ibadah Misa Paskah sebagai bentuk mengenang kembali penyaliban dan wafatnya Yesus Kristus berlangsung khidmat di sejumlah gereja di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat.
Di gereja Katedral Jalan Kajaolalido sejumlah umat Kristiani terlihat antusias melaksanakan ibadah Misa Paskah yang juga bertepatan dengan Misa Jumat Agung.
Para pemuda Kristiani usai ibadah secara serius melakukan drama proses penyaliban Yesus Kristus atau visualisasi jalan salib di gereja tersebut disaksikan umat Kristiani lainnya .
Prosesi itu diyakini umat Kristiani merupakan bagian dari rangkaian perayaan Jumat Agung, wafatnya Yesus Kristus, serta menyongsong Paskah kebangkitan Yesus Kristus.
Sejumlah polisi juga terlihat berjaga-jaga di depan pintu masuk gereja tersebut untuk menjaga keamanan dan kelancaran proses ibadah tersebut.
Sementara di beberapa gereja besar di Makassar Gereja Katholik Kare, Jalan Perintis Kemerdekaan, dan St Fransiskus di Jalan Hertasning ibadah Misa juga berlangsung lancar dan aman.
Kepada Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulselbar Kombes Pol Endi Sutendi mengatakan meskipun perayaan Misa Paskah pada tahun sebelumnya aman namun pihaknya tidak ingin kecolongan.
Kendati tidak adanya acaman teror atau gerakan yang bisa mengacaukan situasi, namun pihaknya tetap mengatisipasi segala bentuk ancaman keamanan.
"Perayaan paskah tahun ini, Polda Sulsel tetap menurunkan pengamanan sebagai bentuk guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat yang merayakannya," ujarnya.
Sebelumnya, umat Katolik juga mengikuti misa Kamis Putih untuk memperingati perjamuan malam terakhir di Gereja Katedral dan gereja lainnya di Makassar.
Umat Katolik dan Kristen di seluruh dunia merayakan tiga hari rangkaian Paskah untuk mengenang Yesus Kristus yang disalib, kemudian wafat, hingga kebangkitannya dengan mengelar drama proses penyaliban Yesus. Agus Setiawan
Pewarta : Darwin Fatir
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
