Logo Header Antaranews Makassar

SIPS bawa kepala daerah belajar di Kanada

Sabtu, 11 April 2015 19:24 WIB
Image Print
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto (kiri), Martdwita Bayulesthari (tengah), Andi Aslam Patonangi (kanan) memaparkan rencana kerja ke Kanada guna pelatihan anti pencegahan korupsi di Makassar, Sabtu (11/4).(ANTARA FOTO/Darwin Fatir)
"Tujuannya untuk memperoleh pemahaman mengenai mengoperasikan pemerintah lokal yang transparan...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Lembaga Support to Indonesia`s Island of Integrity atau SIPS membawa dua kepala daerah dan tiga kepala dinas di Sulawesi Selatan ke Kanada sebagai peserta pelatihan penanganan dan pencegahan korupsi.

"Tujuannya untuk memperoleh pemahaman mengenai mengoperasikan pemerintah lokal yang transparan, pelayanan terkait PTSP, administrasi kependudukan dan catatan sipil, pengadan barang dan jasa melalui tender elektronik serta hasil rapat DPRD," kata Profect Officer SIPS Sulawesi Martdwita Bayulesthari di Makassar, Sabtu.

Dua kepala daerah tersebut yakni Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, Bupati Kabupaten Pinrang Andi Aslam Patonangi, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Makassar Nilma Palamba, Kepala Dinas Perizinan Terpadu dan PM Kabupaten Pinrang Nurhayati dan Kepala LPSE Kabupaten Toraja Muhammad Safar.

Menurut dia, pihaknya telah melakukan monitoring dan evaluasi proyek dari 2011 hingga 2015 dengan dukungan dana dari Departemen of Foreign Affairs, Trade and Development (DFTAD) Kanada dilaksanakan Coweter Internasional bersama Komisi Pemberantasan Korupsi selaku mitra pemerintah di tingkat nasional.

"Kami telah melakukan supervisi praktek tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel di 10 Pemda di Sulawesi, lima dari Sulsel dan lima lainnya dari Sulawesi Utara dengan fokus pada tiga area pelayanan publik yakni administrasi kependudukan, perizinan dan pengadaan barang dan jasa," paparnya.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya telah memberikan bantuan dana kepada tiga Dinas di Makassar seperti Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Peizinan dan LPSE senilai Rp450 juta untuk pengadaan infrastuktur, kapasitas Bulding, dan pengadaan sistem.

Ia menyebutkan pada 2013 pihaknya melakukan survei integritas dengan menilai pengalaman integritas dan potensi integritas dengan responden sebanyak 1.450 orang yakni 725 di lima daerah Sulsel yakni Sulsel, Pemrov Sulsel, Kota Makassar, Kabupaten Pinrang, Enrekang serta Pinrag dan selebihnya di Sulut.

"Semua biaya seluruhnya di tanggung SIPS, kunjungan kerja dimulai 12-23 April 2015. Kunjungan ekspos akan dilakukan di beberapa pusat kota kecil dan menengah di Kanada," sebutnya.

Sementara Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto pada kesempatan itu mengatakan pihaknya siap mengikuti pelatihan tersebut karena dinilai sebagai pembelajaran berharga dalam memperbaiki sistem birokrasi di Kota Makassar.

"Saya sangat siap dan mendukung pelatihan ini guna mengimpentasikan di Makassar setelah mengikuti pelatihan nanti dalam pencegahan korupsi," ujar Danny Pomanto yang disapa akrab itu.

Sedangkan Bupati Pinrang Andi Aslam Patonangi menyatakan bahwa dirinya ikut dalam pelatihan tersebut untuk mengetahui bagaimana penanganan dan pencegahan korupsi seperti dilakukan di Kanada untuk diadopsi di Pinrang.

"Pelatihan tersebut menurut saya materinya sangat baik, mengapa kanada dipilih karena dinilai penerapan pelayanan pemerintahan disana sudah sesuai dalam menekan tingkat kecurangan terutama di bidang pengadaan barang dan jasa serta kependudukan," tambahnya. Agus Setiawan



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026