Logo Header Antaranews Makassar

Senam atripatik warnai Hari Buruh di Makassar

Jumat, 1 Mei 2015 11:50 WIB
Image Print
Sejumlah pejabat Muspida Pemerintah Sulsel dan Kota Makassar, Kepolisian dan TNI beserta puluhan buruh melakukan senam atripatik di lapangan Karebosi, Makassar, Jumat (1/5).(ANTARA FOTO/Darwin Fatir)
"Senam bersama ini sebagai dukungan pemerintah untuk memeriahkan Hari Buruh atau May Day,"...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Sejumlah pejabat Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Pemerintah Provinsi dan Kota Makassar serta unsur Kepolisian dan TNI bersama ratusan buruh melakukan senam atripatik di lapangan Karebosi.

"Senam bersama ini sebagai dukungan pemerintah untuk memeriahkan Hari Buruh atau May Day," kata Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo di Makassar, Jumat.

Menurut dia, buruh adalah bagian terpenting dalam peningkatan ekonomi di Sulsel utamanya Makassar. Maka sepatutnya pemerintah mendukung kegiatan buruh tersebut.

"Penghasilan UMP dan UKM di Makassar, Sulawesi Selatan, tertinggi dari daerah lain mengingat kami peduli dengan nasib buruh," katanya.

Sementara itu Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto pada kesempatan itu mengatakan pemerintah terus mendukung perbaikan nasib para buruh di Makassar.

"Pertumbuhan ekonomi di Sulsel mencapai hampir delapan persen lebih dan Makassar kurang lebih sembilan persen. Buruh merupakan hal terpenting dalam pergerakan ekonomi," tambahnya.

Sedangkan Kapolda Sulselbar Inspektur Jenderal Polisi Anton Setiadji mengatakan pihaknya tetap mendukung gerakan buruh di Sulsel asalkan tidak menggangu stabilitas keamanan dan keteriban umum.

"Untuk hari buru kali ini personel polisi disiagakan di sebelas titik yang dinilai rawan. Kami berharap hari buruh ini berjalan lancar dan aman," paparnya.

Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Sulawesi Selatan Sibali pada kesempatan itu mengatakan kegiatan hari buruh di Makassar atas dukungan berbagai pihak baik stakeholder pemerintah maupun swasta.

"Kami sudah menyelanggarakan aksi sosial berupa sunnatan massal dan pasar murah dikhususkan bagi keluarga buruh atas bantuan berbagai pihak pemerintah serta swasta sebelaum hari ini," katanya.

Pusat aksi yang di laksanakan di Karebosi merupakan memntom yang sangat ditunggu kaum buruh untuk menyalurkan aspirasi langsung ke pemerintah daerah maupun asosiasi pengusaha yang tergabung dalam unsur atripatik.

Namun dengan kegiatan itu pihaknya tidak akan berhenti sampai di situ dan terus menyurakan nasib buruh dan kesejahteraanya teramsuk menghapus tenaga kontrak, PKWT dan menolak upah murah.

Hadir pada kesempatan tersebut Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Wali Kota dan Wakil Wali Kota serta Sekertaris Daerah Kota Makassar, Kapolda Sulsel, Panglima Kodam VII Wirabuana, Ketua Serikat Pekerja, ketua Asosiaso Pengusaha Indonesia dan sejumlah pimpinan perusahaan.

Selain senam juga dilaksanakan tarik tambang, kegiatan aksi donor darah dan bursa lowongan kerja, kemudian dihibur artis ibukota, hadiah sepeda motor, sepeda gunung dan puluhan hadiah hiburan lainnya. Sehari sebelumnya juga digelar sunatan massal dan pasar murah.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026