Logo Header Antaranews Makassar

Pemkab Majene diminta atasi kekeringan padi

Kamis, 20 Agustus 2015 06:50 WIB
Image Print
Ilustrasi sawah kekeringan (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
"Petani hampir gagal panen di Kecamatan Tubo Sendana karena tanaman padi...

Mamuju (ANTARA Sulbar) - Pemerintah Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat diminta mengatasi kekeringan padi yang melanda Kecamatan Tubo Sendana dengan membangunkan saluran air.

"Petani hampir gagal panen di Kecamatan Tubo Sendana karena tanaman padi dilanda kekeringan sejak tiga bulan terakhir," kata Yuti salah seorang petani di Mamuju, Rabu.

Dia mengatakan, mesti segera dirumuskan solusi untuk para petani yang ada di Kecamatan Tubo Sendana agar petani gagal panen yakni dengan membangunkan saluran air untuk mengairi tanaman padi yang kekeringan.

"Sawah petani kekeringan karena tidak diairi akibat tidak adanya saluran air dari mata air dipegunungan," katanya.

Menurut dia, wilayah Kecamatan Tubo Sendana memiliki banyak mata air untuk menjadi sumber air areal pertanian padi, namun karena tidak adanya saluran air, membuat mata air sulit dialirkan mengairi tanaman padi petani.

Oleh karena itu ia berharap pemerintah segera membangunkan saluran air untuk mengairi tanaman padi petani agar waktu tanam dan panen padi petani juga bertambah.

"Karena selalu kekeringan disaat musim kemarau maka padi petani hanya bisa ditanam dua kali dalam setahun, seandainya dibangun saluran air maka petani dapat menanam sebanyak tiga kali dan petani akan mampu meningkatkan kesejahteraannya," katanya.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026