
Makassar Technopark diikuti 81 peserta lomba

"Pada lomba membuat aplikasi yang dilombakan ini ada sekitar 81...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Makassar yang menggelar lomba membuat program aplikasi Makassar Mobile Callange (MMAC) 2015 diikuti oleh 81 peserta dari berbagai daerah.
"Pada lomba membuat aplikasi yang dilombakan ini ada sekitar 81 orang anak berbakat di Sulsel yang ambil bagian dan semoga saja ada aplikasi cerdas yang lahir nantinya," ujar Kepala Dinas Kominfo Makassar Ismounandar di Makassar, Sabtu.
Dia mengatakan, banyak pemuda di kota ini yang mampu membuat aplikasi bagus tetapi tidak diketahui oleh khalayak karena kurang tereksposenya mereka.
Ismunandar mengaku dengan adanya lomba MMAC 2015 yang digelar ini, diharapkan para pemuda yang sudah berkarya itu bisa ambil bagian dan menciptakan terobosan baru dalam bentuk aplikasi sesuai yang dibutuhkan kota ini.
"Jadi dengan adanya kegiatan aplikasi ini, akan membantu Kota Makassar. Hasil lomba ini akan terintegrigasi dengan program-program Pemkot seperti penanganan sampah dan Smart City," katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia MMAC 2015, Hamzah Bakrie Muhammad usai bertemu dengan Wali Kota Makassar, Danny Pomanto menjelaskan sejumlah hal tekhnis tentang penyelenggaraan lomba.
"Hingga hari ini, data yang kami peroleh bahwa komunitas IT di kota Makassar tidak kurang dari seratus komunitas. Inilah salah satu yang menginisiasi kami untuk menggelar ajang ini," ujarnya.
"Hari ini, kami sudah membuka pendaftaran secara resmi di portal resmi pemkot Makassar,makassarkota.go.id. Untuk mengetahui tata cara lomba ini, silahkan akses alamat tersebut, atau bisa langsung datang di sekertariat panitia di kantor dinas komunikasi dan informatika kota Makassar," lanjut Hamzah.
Dalam ajang ini, para peserta di tuntut menciptakan aplikasi yang nantinya akan memudahkan pelayanan publik, khususnya yang terkait dengan program kebersihan di kota Makassar.
"Yang jelas kriteria aplikasi yang kita inginkan harus bermanfaat khususnya di bidang kebersihan kota, aplikatif, inovatif dan tentunya mudah digunakan oleh semua kalangan," sebutnya.
Adapun program aplikasi yang dilombakan dalam kegiatan ini diataranya, e-Lisa (Lihat Sampah Ambil), Baso (Bank Sampah Online), Alleki (Aksi Lapor Edukasi Bersih), Home Green Helper, Lisfo (Lihat Sampah Fotoki) dan lainnya yang terintegerasi dengan program Pemkot.
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
