Logo Header Antaranews Makassar

Bantaeng butuh 10 ribu pekerja 2018

Senin, 30 November 2015 20:36 WIB
Image Print
HM Nurdin Abdullah (FOTO/Pemkab Bantaeng)
"Peluang kerja yang demikian besar itu, untuk pengembangkan industri smelter...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel) membutuhkan tenaga kerja sampai 10 ribu orang sampai tahun 2018.

"Peluang kerja yang demikian besar itu, untuk pengembangkan industri smelter di Kawasan Industri, Bantaeng Industrial Park," kata Bupati Bantaeng Prof Dr HM Nurdin disela-sela acara wisudawan di Universitas Pancasakti di Makassar, Senin.

Dia mengatakan, menghadapi peluang tersebut, maka dibutuhkan semangat untuk meningkatkan keahlian menghadapi era global.

Menurut dia, hal itu penting artinya dalam membentuk kreativitas dan keahlian untuk menembus kesempatan kerja.

"Pada Februari 2016, dua industri melter di Bantaeng PT Huadi Nickel Alloy dan PT Titan mulai ekspor nikel murni," kata Nurdin.

Peluang untuk mengembangkan ekonomi, jelasnya, masih cukup besar. Di Bantaeng tahun 2008 pendapatan sektor pariwisata sebesar Rp34 juta per tahun dan sekarang menjadi Rp30 miliar lebih per tahun.

Semangat interprenur masyarakat dikembangkan pemerintah Bantaeng. Pemerintah membangun infrastruktur untuk mengembangkan usaha.

"Pemerintah terus mendorong kreativitas rakyat. Memberi izin secara gratis agar perkembangan usaha meningkat," ujarnya.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026