Logo Header Antaranews Makassar

Karya "Hikayat Nafitri" dan "pukat" juara FSIN

Minggu, 20 Desember 2015 18:31 WIB
Image Print
"Selanjutnya untuk posisi lomba puisi berjudul "Perjalanan Hara" karya Wisnu Bagas...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Dua karya yang masing-masing berjudul "Hikayat Nafitri" dan "Pukat" dinobatkan sebagai pemenang lomba cipta puisi dan cerpen Festival Sastra Islam Nasional (FSIN) di Makassar, Sulawesi Selatan, 16-19 Desember 2015.

Ketua Panitia FSIN 2015, Fitrawan umar di Makassar, Minggu, mengatakan untuk puisi berjudul "Hikayat Nafitri" yang menjadi juara pertama ini merupakan karya dari Muhammad Badrun asal Banyumas, Jawa Timur.

"Selanjutnya untuk posisi lomba puisi berjudul "Perjalanan Hara" karya Wisnu Bagas, asal Jombang, serta juara III merupakan karya puisi Budi Saputra (Batam) dengan judul "Yang Berjalan di Tepi Pagi"," katanya.

Sementara untuk lomba cerpen juara pertama diraih Elia tanjung (Sumatera Utara) melalui cerpennya yang berjudul "Pukat".

Selanjutnya pada posisi kedua terbaik diraih Andi Batara Al Isra (Makassar) dengan cerpen berjudul " Keranda Puang" serta posisi ketiga raih Latif Fiyanto dengan cerpennya yang diberi judul "Kota Agats".

Untuk juara pertama karya puisi dan cerpen masing-masing mendapatkan hadiah sebesar Rp 3 juta, sertifikat dan paket buku.

Adapun juara II dan III masing-masing mendapatkan hadiah Rp 2juta dan Rp 1 juta ditambah sertifikat dan paket buku.

Pada lomba cerpen dan puisi FSIN 2015, telah masuk ratusan karya dan akhirnya terpilih 28 yang dinyatakan lolos seleksi dan bisa mengikuti lomba.

Untuk ategori cerpen diantaranya berjudul Elegi Di Suatu Pagi, Fallen, Gejolak Batin Indah, Keranda Puang, Kota Agats, Laskar Kelap Omba, Lelaki Yang Menolak Kecapi, Lembaran-Lembaran Doa Apak, Mbok Darmi, Ngayau Cinta, Penantian Layla, Pukat, Santet dan Sejumlah Doa Untuk Sebatang Pohon

Sementara untuk judul puisi yang dinyatakan lolos masing-masing Asa Tua, Di belakang Layar, Fragmen Perjalanan, Hikayat Nafiri, Masjid Sultan Suriansyah, Munajat Fajar, Perahu dan Kapal Selam, Perihal Hari itu - Hujan dan Rindu, Perjalanan Hara, Rona Masuim Hujan, Sekedar Halo dari Tuhan, Tauhid, Tuan serta Yang Berjalanan Dari Tepi Pagi.

"Untuk pemenang lomba cerpen dan puisi kami ucapkan selamat. Untuk yang belum juara kita harapkan terus termotivasi dalam berkarya kedepan,"ujarnya.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026