Logo Header Antaranews Makassar

BNI Makassar target 10 ribu tap cash

Kamis, 12 Mei 2016 05:01 WIB
Image Print
"`Tap cash` yang sudah beredar di Makassar itu hingga saat ini masih sekitar 1.000...

Makassar (ANTARA Sulsel) - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Wilayah Makassar menargetkan penjualan kartu uang elektronik "tap cash" untuk 2016 ini sebanyak 10 ribu.

"`Tap cash` yang sudah beredar di Makassar itu hingga saat ini masih sekitar 1.000. Beberapa bulan lalu sudah tersebar 500 dan 500 lagi itu saat launching BNI E-Toll Card bekerja sama dengan PT Nusantara Infrastructure," ujar Wakil Pemimpin BNI Wilayah Makassar Faizal Arief Setiawan di Makassar, Rabu.

Dia mengatakan, angka 10 ribu "tap cash" atau alat transaksi nontunai itu merupakan angka yang realistis untuk setahun ini karena belum banyaknya kerja sama yang terjalin dengan BNI.

Faizal yang juga selaku Head of Business Banking BNI Wilayah Makassar itu mengaku jika perkembangan dan penggunaan kartu tap cash di Makassar belum semaksimal seperti di DKI Jakarta dan Pulau Jawa lainnya.

"Tap Cash di Makassar ini kan masih baru dan baru juga akhir tahun kemarin kita perkenalkan di Makassar. Makanya, untuk satu tahun ini angka 10 ribu saya rasa cukup maksimal lah," katanya.

Karenanya, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi mengenai transaksi nontunai sesuai dengan kampanye dari Bank Indonesia (BI) mengenai Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT).

Selain itu, ia menyebutkan jika masih belum banyaknya merchant yang bekerja sama dengan BNI menjadi alasan kartu "tap cash" ini belum beredar secara massif di Makassar.

"Belum banyak merchant. Tap cash ini untuk sementara hanya bisa digunakan di jalan tol untuk transaksi tanpa harus menggunakan uang tunai," tuturnya.

Namun meskipun demikian, kartu "tap cash" ini bisa berlaku di seluruh Indonesia karena beberapa daerah lainnya seperti DKI Jakarta dan Pulau Jawa itu sudah memberlakukannya.

"Jadi kebanyakan yang pakai `tap cash` di Makassar ini adalah orang-orang yang sering berkendara di jalan tol sama warga yang sering ke Jakarta dan Jawa karena penggunaan di sana sudah massif," sebutnya.

sebelumnya, Pemimpin BNI Wilayah Makassar Slamet Djumantoro mengatakan, alat transaksi "tap cash" yang sudah diluncurkan BNI beberapa waktu lalu sudah dilakukan di Jakarta dan Pulau Bali.

Ia mengaku jika "tap cash" yang telah diluncurkannya itu sudah disosialisasikan dan didemonstrasikan di Pulau Jawa dan Jakarta.

"Di Jakarta sama Jawa itu sudah kita lakukan dan sudah bisa dipakai. Tapi hanya beberapa tempat saja yang bisa dipakai untuk transaksi. Kan memang kita baru mau sosialisasi bersama BI dan bank lainnya," katanya.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026