
TPID Sinjai pantau harga sembako

"Dibeberapa daerah seperti di kecamatan Sinjai Borong dan Sinjai Barat saat ini lagi panen cabai ...
Sinjai, Sulsel (ANTARA Sulsel) - Ketua Tim pengendali Inflasi daerah (TPID) Sinjai, H. Taiyeb A. Mappasere melakukan pemantauan harga sembako di Pasar Sentral Sinjai, Minggu.
Dari pantauan tersebut komoditas bahan pokok mengalami penurunan harga, seperti cabai merah dan cabai keriting pada awal Ramadhan mencapai Rp35-40 ribu/kg, kini turun menjadi Rp15-25 ribu/kg.
Sementara harga sayur-sayuran seperti kol, kentang, dan tomat juga mengalami penurunan harga.
Turunnya beberapa harga kebutuhan pokok ini kata Tayeb disebabkan menurunnya permintaan konsumen, sedangkan pasokan melimpah.
"Dibeberapa daerah seperti di kecamatan Sinjai Borong dan Sinjai Barat saat ini lagi panen cabai sehingga pasokan banyak, namun disisi lain permintaan konsumen menurun menyebabkan harga turun,' ujarnya.
Menurut dia, walaupun harga sudah turun tetapi sebagian komoditas harganya tetap stabil seperti bawang putih Rp35-37 ribu/kg, bawang merah Rp25-30 ribu/kg serta daging yang bertahan pada harga Rp100 ribu/kg.
Taiyeb berharap harga sembako tetap bertahan dan tidak mengalami lonjakan harga ketika mendekati hari raya Idul Fitri 1437 Hijriah.
"Kita akan tetap rutin memantau harga dan kami harap tidak ada pedagang yang memainkan harga menjelang lebaran nanti," ungkapnya.
Pada pantauan tersebut juga ditemukan bahan makanan yang mengandung bahan berbahaya, seperti cendol warna warni yang menggunakan bahan pengawet serta pewarna berbahaya.
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
