Logo Header Antaranews Makassar

Puncak arus balik Bandara Hasanuddin dipadati penumpang

Minggu, 10 Juli 2016 19:39 WIB
Image Print
"Untuk keberangkatan calon penumpang priode tahun ini mencapai 144 unit pesawat dan pada tahun lalu 130 unit pesawat dengan presentase 10,8 persen...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Ratusan calon penumpang memadati pintu keberangkatan saat arus balik lebaran 2016 di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu.

Berdasarkan pantauan sejak pukul 07.30 WITA puluhan kendaraan roda empat antri di depan pintu masuk Bandara setempat. Tempat parkir pun mulai dipenuhi kendaraan yang mengantar calon penumpang masuk di area Bandara.

Petugas disibukkan mengatur kendaraan yang lalu lalang menurunkan penumpang di pintu keberangkatan hingga terjadi kemacetan karena calon penumpang menurunkan barang-barangnya di depan pintu keberangkatan bandara setempat.

Tidak hanya itu ratusan penumpang juga berdesak-desakan di pintu pemeriksaan serta antrean panjang terlihat di tempat "check in" maskapai penerbangan di dalam ruangan bandara setempat.

Bahkan ada beberapa penumpang ketinggalan pesawat. Mereka protes lantaran tidak profesionalnya maskapai penerbangan Lion Air itu menjalankan manajemen saat antrian di counter "check in",

Menurut mereka diduga ada modus memperlambat antrean agar penumpang terlambat dan harus kembali membeli tiket dengan harga dua kali lipat.

Ironisnya, maskapai penerbangan terkesan lepas tangan terkait masalah calon penumpang yang ketinggalan itu.

Pihak manajemen bahkan menawarkan opsi bagi penumpang yang ketinggalan pesawat bisa membeli tiket 90 persen dari harga yang ditawarkan bahkan ada ditawari 50 persen dari harga tiket. Harga tiket sendiri diketahui diatas satu jutaan.

Sejumlah pegawai maskapai tersebut saat ditanya calon penumpang malah menyuruh kesana-kemari tanpa ada solusi yang berpihak kepada penumpang yang terlambat tersebut.

Meski demikian pihak Angkasa Pura I sebagai pengelola Bandara tidak terlihat melakukan langkah-langah strategis.

Membludaknya calon penumpang di ruang tunggu bahkan adapula yang tidur-tiduran di lantai terkesan dibiarkan pihak otoritas Bandara.

Kendati demikian, pihak Bandara dan pengamanan di Posko Terpadu tetap menjalankan pengamanan dan terus melakukan patroli.

Pasukan Paskhas TNI AU dengan anjing pelacaknya terus melakukan pengawasan terhadap penumpang untuk mengantisipasi adanya ganguan keamanan.

Data Posko Terpadu Monitoring Angkutan Lebaran 2016 H+4 atau Sabtu, (9/7) dengan perbandingan prosentase periode 2015 dan 2016 diperoleh yakni untuk penerbangan domestik kedatangan penumpang 11.586 orang penumpang pada 2015 dan 2016 meningkat menjadi 13.427 orang penumpang atau 15,9 persen.

Sedangkan jumlah pesawat di periode yang sama kedatangan mencapai 140 unit pesawat pada 2016 dan di 2015 hanya 129 pesawat atau naik sekitar 15,9 persen. Sementara angkutan kargo sebanyak 7.982 ton atau naik 89,9 persen dari tahun lalu sebanyak 4.204 ton.

"Untuk keberangkatan calon penumpang priode tahun ini mencapai 144 unit pesawat dan pada tahun lalu 130 unit pesawat dengan presentase 10,8 persen," kata Kepala Humas dan Hukum Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Turah Ajari.

Kemudian jumlah calon penumpang yang akan berangkat mencapai 15.567 orang penumpang dibandingkan tahun lalu di priode yang sama sebanyak 11.356 orang penumpang dengan presentase 37,1 persen.

Kargo sendiri diketahu pada 2015 mencapai 70.990 ton menurun pada 2016 mencapai 26.145 ton atau dengan presentase -73,2 persen. Sedang untuk penumpang transit tahun ini mencapai 3.966 orang menurun dibandingkan tahun kemarin yakni 5.344 orang penumpang.

"Penerbangan untuk internasional jumlah pesawat yang masuk nihil begitupun penumpang yang berangkat maupun kedatangan nihil," tambah Turah.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026