
Arus balik menuju Terminal Daya macetkan jalan

"Sejak sore sampai malam ini kami masih tertahan di perbatasan Kota Makassar...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Arus balik menuju Terminal Regional Daya Makassar memacetkan jalan poros Maros-Makassar, khususnya di sekitar Simpang Lima Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar.
"Sejak sore sampai malam ini kami masih tertahan di perbatasan Kota Makassar, padahal seharusnya sudah tiba di terminal pukul 18.30 Wita," kata salah seorang penumpang asal Kabupaten Sidrap, Nurlia setiba di Terminal Daya, Makassar, Minggu.
Kepadatan arus balik itu, diakui terjadi sepanjang jalan dari beberapa kabupaten yang dilewatinya. Namun yang terpadat adalah di perbatasan Kabupaten Maros dan Kota Makassar.
Dari pantauan di lapangan, bus yang masuk di Terminal Regional Daya lebih ramai dibandingkan hari-hari sebelumnya.
"Kalau biasanya bus tiga perempat atau mobil jenis Panther atau Avanza hanya 15 unit setiap jurusan, kini meningkat dua kali lipat," kata salah seorang penjaga peron terminal Mustafa.
Sementara itu, kepadatan arus lalu lintas di Simpang Lima Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar dilakukan sistem buka tutup.
Menyikapi hal itu, petugas kepolisian secara bergantian mengatur jalannya lalu lintas di lokasi itu. Pasalnya, pengerjaan proyek jalan Simpang Lima tetap harus berjalan.
Kepadatan peumpang dan aktivitas bus antarkabupaten juga terjadi di Terminal Mallengkeri, Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sulsel.
Terminal Mallengkeri ini melayani penumpang dari dan ke tujuan daerah di wilayah selatan Kota Makassar seperti Kabupaten Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba dan Sinjai.
"Kami sudah harus balik ke Makassar, karena sudah harus masuk kerja Senin besok," kata salah seorang penumpang asal Bulukumba Rahayu.
Pewarta : Suriani Mappong
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
