
Cafe berkonsep alam hadir di Makassar

"Cafe di Makassar hampir seluruhnya mengandalkan konsep kontemporer untuk menarik konsumen...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Cafe Rumah Kecil yang mengangkat konsep alam hadir dan siap meramaikan persaingan menjadi tempat "hang out" pilihan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Pemilik Cafe Rumah Kecil, Adi di Makassar, Selasa, mengatakan tidak takut bersaing karena memiliki keistimewaan atau perbedaan dengan konsep yang selama ini banyak ditawarkan para pengusaha cafe atau resto.
"Cafe di Makassar hampir seluruhnya mengandalkan konsep kontemporer untuk menarik konsumen. Namun kami menghadirkan sesuatu yang berbeda dan masih cukup baru dengan mengangkat konsep alam untuk ditawarkan ke pengunjung," jelasnya.
Ia menjelaskan, semua tata desain cafe dibuat sebagaimana adanya lingkungan sekitar. Dikelilingi areal persawahan kecil, cafe yang menggunakan furnitur alam yang tidak terpakai, seperti batang pohon yang dijadikan kursi tentu memberikan suasana yang lebih spesial.
Selain itu, kata dia, cafe ini juga memiliki terapi ikan. Dengan demikian maka pengunjung dapat bersantai mencelup kaki di kolam sembari menikmati minuman atau cemilan dengan harga terjangkau.
Rumah kecil dapat dijangkau sekitar seratus meter dari jalan poros antang sebelum pintu gerbang Kompleks Bukit Baruga Makassar tersebut.
"Disini memang sengaja tidak disediakan wifi, kita mau yang datang berinteraksi dengan konsep alam yang kita tawarkan," ujarnya.
Untuk lebih merasakan suasana alam yang alami dan sesuai dengan aslinya, pihak pengelola juga menghadirkan sejumlah koleksi burung dan unggas.
Kebaradaan hewan peliharaan ini tentunya akan memberikan suasan layaknya kebun binatang. Pihaknya juga akan terus berupaya menghadirkan spesial baru untuk melengkapi koleksi yang telah ada.
"Para pengunjung dapat melihat ragam binatang piaraan disini. Kita harap dengan suasana yang seperti ini menjadi pilihan bagi masyarakat perkotaan,"katanya.
Pewarta : Abd Kadir
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
