Logo Header Antaranews Makassar

Unsulbar juara debat parade cinta tanah air

Rabu, 3 Agustus 2016 05:24 WIB
Image Print
"Tim Unsulbar lebih menguasai materi dibanding tim lain, mereka mampu mendalami materi misalnya soal penguatan poros maritim...

Mamuju (ANTARA Sulbar) - Mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) secara meyakinkan tampil sebagai juara dalam lomba debat dan diskusi antar perguruan tinggi Se Sulawesi Barat dalam even Parade Cinta Tanah Air (PCTA) di Mamuju, Selasa.

Tim Mahahasiswa Unsulbar memborong podium juara, tim Unsulbar A meraih juara I, sementara tim Unsulbar B meraih juara III.

Atas keberhasilan meraih juara, Tim Unsulbar akan mewakili provinsi Sulbar dalam lomba serupa ditingkat nasional di Jakarta bulan depan.

Tim Unsulbar A yang meraih juara I dalam lomba debat dan diskusi itu adalah Harbiyanto dan Sumitro, keduanya merupakan mahasiswa program studi Ilmu Politik angkatan 2014.

Sementara tim Unsulbar B yang meraih peringkat ke Tiga terdiri atas Wawan Virgiawan (Teknik Informatika 2015) dan Sartika Mustari (Hubungan Internasional 2014). Sedangkan diperingkat kedua diraih tim mahasiswa STISIP Bina Generasi Polewali Mandar.

Dalam lomba tersebut, tim Unsulbar didampingi dua dosen masing - masing ketua Program Studi Ilmu Politik, Muhammad serta Farhanuddin yang merupakan dosen pengasuh mata kuliah Pancasila dan kewarganegaraan.

Sementara tim juri terdiri atas akademisi Unhas Dr. Hasrat Arief Saleh, perwakilan Kemenhan RI dan unsur TNI.

"Tim Unsulbar lebih menguasai materi dibanding tim lain, mereka mampu mendalami materi misalnya soal penguatan poros maritim, menangkal radikalisme serta menghadapi tantangan MEA. Tim Unsulbar juga unggul di retorika," jelas Dr. Hasrat, usai pengumuman juara.

Lomba debat dan diskusi Parade Cinta Tanah Air (PCTA) 2016 digelar Kementerian Pertahanan RI yang rutin digelar setiap tahunnya.

Dalam lomba ini, ada 19 Tim mahasiswa Se Sulawesi Barat bersaing di even tersebut berasal dari belasan perguruan tinggi se Sulbar antara lain Unasman, Unika, Poltekkes Mamuju, STISIP Bina Generasi serta sejumlah perguruan tinggi lainnya.

Lomba debat dan diskusi tersebut terbagi dalam tiga sesi, masing-masing uji wawasan dan pendalaman materi, debat antar tim serta cerdas cermat.

Materi yang diketengahkan dalam lomba tersebut menitikberatkan pada pengusaaan materi tentang peran generasi muda dalam menghadapi masyarakat ekonomi Asean (MEA).

Para mahasiwa peserta lomba diuji sejumlah pertanyaan mengenai isu terkini misalnya tentang poros maritim dunia, bela negara di era globalisasi serta solusi terhadap masalah bangsa.

"Alhamdulillah, berkat doa serta dukungan civitas akademika Unsulbar, tim berhasil meraih juara, untuk lomba tingkat nasional persiapan akan kami lebih maksimalkan," kata Muhammad, dosen pendamping mahasiswa yang juga ketua program studi Ilmu Politik.

Panitia lomba dari Kemenhan RI, Kolonel (inf) Pramungkas menjelaskan setelah menjadi juara I di tingkat Sulbar, tim mahasiswa Unsulbar selanjutnya akan berlaga di tingkat nasional.

Sesuai rencana, lomba tingkat nasional akan berlangsung 5 September mendatang di Cibubur, Jawa Barat.

"Juara-juara tingkat provinsi se Indonesia akan berhadapan, selain materi teori, peserta tingkat nasional juga akan diuji kesiapan fisik dan kedisiplinan," jelas Kolonel Pramungkas.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026