
Andi Arung terpilih jadi Ketua KONI Bantaeng

"Untuk itulah dibawah koordinasi dan kendali KONI Bantaeng, kita terus jalankan pembinaan olahraga prestasi ...
Bantaeng (ANTARA Sulsel) - Andi Arung terpilih menjadi Ketua Umum Komite Olah Raga Nasional (KONI) Kabupaten Bantaeng periode 2016 - 2020 pada Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) di Gedung PGRI Bantaeng, Kamis.
Musorkab Bantaeng dibuka Sekretaris Daerah Abdul Wahab, dihadiri 25 cabang olahraga yang memiliki hak suara sah.
Sekda dalam sambutannya berharap melalui momentum Musorkab KONI Bantaeng dapat memberi energi baru bagi seluruh stakeholder keolahragaan di daerah tersebut.
"Untuk itulah dibawah koordinasi dan kendali KONI Bantaeng, kita terus jalankan pembinaan olahraga prestasi dengan berbagai inovasi dari pengurus cabang olahraga di daerah ini, persiapan menuju Porda XVI di Kabupaten Pinrang tahun 2018 dan meraih prestasi terbaik," ujarnya.
Andi Arung yang juga Kepala Sekolah SMA Negeri I Bissapu akan menggantikan H Ahmad Karim, terpilih secara demokratis mengalahkan perolehan suara dua calon lainnya M. Bakri HD dan Syamsul Qadri.
Sementara itu Ketua Umum KONI Sulsel yang diwakili Ketua Bidang Organisasi Mappinawang, mengatakan satu hal yang bisa mengharumkan nama daerah adalah cabang olahraga.
"Bantaeng di masa yang akan datang bukan tidak mungkin, akan terus melahirkan atlet-atlet berbakat yang bisa diandalkan dan dapat berprestasi di event nasional bahkan internasional," ungkapnya.
Mappinawang menambahkan Bantaeng berhasil menjadi tuan rumah Porda Sulsel 2014, yang tentunya telah dilengkapi fasilitas olahraga yang cukup memadai, tinggal bagaimana pemeliharaan dan pemanfaatannya.
Pelaksanaan Musorkab ini dirangkaikan pula dengan pelepasan sembilan atlet Bantaeng yang akan mewakili Sulawesi Selatan pada PON ke-XIX di Bandung, Jawa Barat. Kesembilan atlet tersebut terdiri dari enam atlet pencak silat, dua atlet sepak takraw dan seorang atlet balap sepeda.
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
