
Menpora batal buka TWKM Mapala UMI Makassar

"Bapak Menteri kebetulan ada jadwal di Malang, jadi surat dari Wapres diberikan kepada saya untuk membuka kegiatan hari ini,"kata dia.
Makassar (ANTARA Sulsel) - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi akhirnya batal hadir dan membuka secara langsung kegiatan Temu Wicara dan Kenal Medan (TWKM) ke-28 Mahasiswa Pencinta Alam Perguruan Tinggi se-Indonesia di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Sulawesi Selatan, Senin.
Deputi I Kemenpora, Faisal Abdullah di Makassar, mengatakan Menpora Imam Nahrawi memang ditugaskan untuk menggantikan posisi Wakil Presiden RI Jusuf Kalla untuk membuka acara itu namun pada akhirnya batal karena mengikuti acara di Malang, Jawa Timur.
"Bapak Menteri kebetulan ada jadwal di Malang, jadi surat dari Wapres diberikan kepada saya untuk membuka kegiatan hari ini,"kata dia.
Terkait apakah ketidak-hadiran Menpora membuka kegiatan nasional ini ada kaitannya dengan penolakannya memberikan rekomendasi pelaksanaan kongres PSSI di Makassar, dirinya mengaku hal itu semata-mata karena memang ada agenda yang sudah ditentukan sejak awal.
"Tidak ada faktor-faktor lain, (soal kongres PSSI). Di Malang itu ada kegiatan yang sama pentingnya dengan acara ini dan panitianya sudah komit dengan beliau (hadir) sejak dua minggu yang lalu," ujarnya.
Sementara terkait pelaksanaan Temu Wicara dan Kenal Medan (TWKM) ke 28 Mahasiswa Pencinta Alam Perguruan se-Indonesia tersebut, dirinya mengakui merupakan hal yang positif.
Ini bukan hanya sebagai ajang silaturahmi dengan sesama pencinta alam di Indonesia namun juga merupakan ajang untuk bertukar pikiran tentu untuk kebaikan atau perlindungan lingkungan kedepan.
Dirinya juga berharap kegiatan seperti ini bukan hanya untuk level nasional namun bisa berkembang menjadi ajang di Asia Tenggara, Asia hingga internasional.
Apalagi, kata dia, di luar negeri itu juga banyak komunitas pencinta alam yang tersebar diberbagai negara.
"Jika bisa dilakukan menjadi ajang internasional, tentu memberikan peluang bagi para adik0daik kita untuk bertukar pikiran dan menambah ilmu tentang alam,` jelasnya.
Pewarta : Abd Kadir
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
