Logo Header Antaranews Makassar

Pasar Parang Tambung Makassar Terbakar

Minggu, 13 September 2009 08:18 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA Sulsel) - Pasar tradisional Parang Tambung Makassar terbakar, Minggu dinihari, sehingga 12 kios dan 42 los pasar tersebut hangus dilalap si jago merah.

Informasi yang dihimpun menyatakan kebakaran di bagian timur pasar Parang Tambung, Kecamatan Tamalate Makassar itu, terjadi sekitar pukul 00.00 Wita, saat para pemiliknya berada di rumah masing-masing.

Kepulan asap mulai terlihat dari area blok A, yang berisikan lapak Los pedagang ikan basah, ikan kering serta sayur mayur dan berada di tengah pasar. Di blok itulah api diduga berasal dari salah satu dari 42 los yang ada.

Warga sekitar yang rata-rata melihat kobaran api sudah membesar, hanya semampumereka saja menyelamakan barang-barang dagangan orang, sekaligus berupaya melakukan pemadaman dengan menyiramkan air dan merusak kios dan los yang terbuat dari kayu ini agar tidak merembes lebar.

Namun kobaran api makin besar dan dengan cepat membakar deretan kios di Blok B, yang merupakan kios penjual barang campuran sehingga dengan menghanguskan 12 petak kios.

Sedangkan para pemilik kios, yang rata-rata tinggal jauh dari lokasi pasar, hanya bisa pasrah dan sedih melihat tempat pencarian nafkah mereka dilalap si jago merah.

Lokasi yang sempit dan besarnya kebakaran cukup menyulitkan 22 unit armada pemadam kebakaran untuk memadamkan hingga beberapa kali unit kendaraan pemadam dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar bolak-balik mengisi air. Api dapat dilumpuhkan sekitar pukul 01.45 Wita

Menurut salah satu korban kebakaran, Ica, saat terjadi kebakaran ia berada di rumah, namun tak jauh dari pasar. Ia melihat asap serta lidah api menjilat-jilat tepat di tengah-tengah pasar, di belakang kiosnya. "Kios saya ikut terbakar, tidak ada barang saya yang dapat saya selamatkan, " ungkapnya.

Penyebab kebakaran pasar andalan warga Kecamatan Tamalate Makassar itu tidak diketahui secara pasti. "Tidak ada yang tahu, semua orang melihat api sudah membesar dari tengah pasar dan tidak ada orang yang melihatnya," tambahnya.

Sementara itu jajaran Polisi Resor Kota (Polresta) Makassar Timur, yang mengamankan jalannya pemadaman berhasil membekuk dua orang pencuri yang menjarah barang para pedagang.

(T.PSO-101/C003/F001)