Logo Header Antaranews Makassar

HMJ PKKn UNM Gelar Olimpiade SMA Se-Sulawesi

Selasa, 14 Maret 2017 08:37 WIB
Image Print
"Kegiatan Olimpide PPKn ini didasari karena belum menjadi pedoman hidup

Makassar (Antara Sulsel) - Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar (PKKn UNM) siap menggelar Olimpiade PPKn VII di Kampus Gunung Sari, Makassar, Sulawesi Selatan, 21-23 April 2017.

Ketua Panitia Olimpiade SMA, Ari Perdana Kusuma di Makassar, Selasa, menyatakan kegiatan olimpiade ini mengangkat tema "Membumikan Pancasila dan Konstitusi".

"Kegiatan Olimpide PPKn ini didasari karena belum menjadi pedoman hidup di masyarakat Indonesia terkhusus para pelajar. Pancasila adalah karakter bangsa Indonesia yang mesti diamalkan seperti ungkapan Ir soekarno Pancasila adalah watak dan karakter Bangsa Indonesia," katanya.

Ia menjelaskan, untuk pelaksanaan kegiatan Olimpiade PPKn VII bakal diikuti seluruh sekolah yang tersebar di Pulau Sulawesi.

Pihaknya juga optimistis bisa mendatangkan atau menarik banyak peserta untuk hadir dan meramaikan kegiatan tersebut. Apalagi panitia mempertandingkan beberapa lomba seperti lomba cerdas cermat, debat konstitusi, pidato kebangsaan dan karya tulis ilmiah.

Bagi seluruh Pelajar Tingkat SMA/Sederajat di seluruh Wilayah Sulawesi yang ingin mendaftar dapat menghubungi ketua panitia , Ari Perdana Kusuma 085240974598 dan sekretaris Panitia, Tri, 082292494070.

"Kami menargetkan 100 peserta yang akan ikut meramaikan Olimpiade tahunan ini. Olimpiade ini memperlombakan empat kategori seperti lomba cerdas cermat, debat konstitusi, pidato kebangsaan dan karya tulis ilmiah," sebutnya.

Sementara itu, Lembaga Penelitian Mahasiswa (LPM) Penalaran UNM juga tengah menggelar kegiatan "Leaderless Group Discussion (LGD)" yang merupakan rangkaian perekrutan anggota baru LPM UNM yang bertujuan mengasah jiwa kritis para mahasiswa.

"Setelah mengikuti Technical Meeting (TM), calon peserta PMP-OMK XX wajib mengikuti tiga jenis tes yakni Leaderless Group Discussion (LGD), wawancara dan tes tertulis. Khusus LGD dimaksudkan untuk mengasaj jiwa kritis mahasiswa,"kata tim media LPM Penalaran UNM, Andi Hilda Susilawati.

Ia menjelaskan, untuk proses perekrutan anggota baru PMP-OMK XX LPM Penalaran UNM telah berlangsung kurang lebih satu bulan.

Peserta dibagi ke dalam 12 pos diskusi dengan masing-masing sebanyak 6-7 peserta. Ada tiga tema yang akan didiskusikan pada saat LGD dan masing-masing kelompok akan diberikan satu tema yang ditentukan secara random pada saat diskusi. Selama diskusi ada dua orang observer yang tergabung dalam unsur panitia pengarah dan pengurus harian/anggota LPM Penalaran UNM yang mengawasi jalannya diskusi.
"Pelaksanaan LGD dimaksudkan untuk menggali kemampuan dasar



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026