
Pengadaan Beras di Sulteng Lancar

Palu (ANTARA Sulsel) - Pengadaan beras stok nasional di Sulawesi Tengah hingga memasuki pekan keempat September 2009 berjalan lancar.
Kepala Bidang Pelayanan Publik Bulog setempat, Tatang Sutarna di Palu, Rabu, mengatakan, meski terjadi perubahan iklim secara radikal, namun tidak banyak mempengaruhi musim tanam (MT) dan musim panen (MP) tanaman padi di daerah itu.
"Buktinya kegiatan pengadaan beras di seluruh wilayah Sulteng hingga kini tetap berjalan lancar," katanya.
Ia mengakui selama beberapa hari terakhir mitra Bulog terpaksa menghentikan pembelian karena lebaran Idul Fitri.
Namun dalam beberapa hari ke depan semua rekanan Bulog di seluruh kabupaten/kota di Sulteng sudah akan kembali aktif melakukan pembelian beras petani.
Realisasi pengadaan beras stok nasional di Sulteng selama kurun Januari hingga medio September 2009 sudah mencapai lebih 6.000 ton.
Pada MP 2009 ini Bulog Sulteng terpaksa merevisi target pengadaan dari sebelumnya 37 ribu ton menjadi 10 ribu ton.
Bulog terpaksa merevisi target menyusul tingginya harga beras yang dipatok para pedagang di tingkat petani dan para pengusaha penggilingan padi.
Harga beras pembelian pedagang langsung kepada petani berkisar Rp4.700-Rp6.800/kg, sementara harga pembelian pemerintah melalui Bulog ditetapkan Rp4.600/kg.
Meski Bulog sudah menetapkan target pembelian, namun bukan berarti sudah merupakan harga mati. "Kami tetap membeli meski target sudah terpenuhi," ujarnya.
Menurut dia, selama panen masih berlangsung Bulog tetap membuka kontrak pembelian bekerja sama dengan mitra.
(T.BK03/R014)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
