Logo Header Antaranews Makassar

PAD Sulsel Naik Rp178,73 Miliar

Selasa, 4 Juli 2017 19:12 WIB
Image Print

Makassar (Antara Sulsel) - Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo menyatakan pendapatan asli daerah (PAD) Sulsel pada 2016 naik sebesar Rp178,73 miliar dibandingkan dengan PAD 2015.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo di Makassar, Selasa, mengatakan PAD Sulsel 2016 dianggarkan sebesar Rp3,51 triliun lebih dan terealisasi sebesar Rp344 triliun lebih, atau 98,08 persen, kurang dari target sebesar Rp67,23 miliar lebih atau 1,92 persen.

"Namun jika dibandingkan dari realisasi tahun lalu sebesar Rp3,27 triliun lebih, mengalami peningkatan sebesar Rp178,73 miliar lebih atau 5,18 persen," katanya dalam Rapat Paripurna dengan agenda Penjelasan Gubernur terhadap Rancangan Peraturan Daerah terkait Pertanggungjawaban APBD Sulsel 2016 di Gedung DPRD Sulsel.

Ia menjelaskan, sesuai Laporan Realisasi Anggaran (LRA), pendapatan daerah secara total dianggarkan sebesar Rp7,36 triliun lebih dan bisa terealisasi sebesar Rp7,16 triliun lebih atau 97,27 persen.

Sementara total pendapatan daerah mengalami peningkatan sebesar Rp1,05 triliun lebih atau 14,75 persen.

Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah itu merupakan amanah Peraturan Perundang-undangan Pasal 31 Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, Pasal 320 Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta Pasal 101 Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

Pada kesempatan itu, Gubernur menyerahkan draft laporan pertanggungjawaban (LPJ). Ada tujuh draft laporan yang diserahkan ke DPRD di antaranya Laporan Realisasi Anggaran, Laporan Perubahan SAL, Neraca, Laporan Operasional, Laporan Arus Kas, Laporan Perubahan Ekuitas dan Catatan atas Laporan Keuangan, serta Laporan Keuangan Badan Usaha Milik Daerah.

"Penyampaian penjelasan terhadap Rancangan Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan tentang Pertanggungjawaban Pelaksanan APBD ini merupakan proses akhir dari siklus pengelolaan dan jawaban keuangan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah," katanya.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026