Logo Header Antaranews Makassar

Sulbar Berangkatkan 455 Calon Haji

Rabu, 9 Agustus 2017 10:44 WIB
Image Print

Mamuju (Antara Sulbar) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memberangkatkan sebanyak 455 orang jemaah calon haji yang berasal dari sejumlah Kabupaten di Sulbar ketanah suci Mekkah pada 2017.

Pemerintah Sulbar dipimpin asisten bidang ketataprajaan Pemprov Sulbar, Nur Alam Tahir didampingi kepala kantor wilayah Kementrian Agama Sulbar, Muhdin di Mamuju, Selasa, memimpin rapat pelaksanaan haji Sulbar tahun ini.

Nur Alam Thahir berharap pelaksanaan haji tahun ini dapat berjalan aman dan lancar dan para jemaah haji Sulbar tetap mendapatkan pelayanan dengan baik, hingga kembali dari tanah suci.

Kepala Kanwai Kementrian Agama Sulbar mengatakan, jemaah haji Sulbar akan dibagi dalam empat kloter masing masing kloter 18 kloter 26 dan kloter 27 serta 28, setiap kloter berjumlah sekitar 455 orang jemaah haji kecuali kloter 28 yang diisi jemaah haji asal Kabupaten Mamasa yang hanya berjumlah 108 orang.

Ia mengatakan, jemaah haji Sulbar tersebut akan didampingi ejumlah petugas dari tim pemandu haji daerah (TPHD) tim pemandu haji Indonesia, tim kesehatan haji Indonesia (TPHD) dan tim pembimbing ibadah haji Indonesia (TPIHI) pada sejumlah kloter.

Kloter 18 jemaah Sulbar terdiri dari jemaah haji Kabupaten Majene sebanyak 254 orang dan jemaah haji Kabupaten Polewali Mandar (Polman) sebanyak 193 orang.

Sementara untuk jemaah haji kloter 26 terdiri dari jemaah haji Kabupaten Mamuju sebanyak 261 orang dan jemaah haji Kabupaten Polman sebanyak 25 orang serta jemaah haji asal Kabupaten Mamuju Tengah sebanyak 161 orang.

Sedangkan kloter 27 terdiri dari jemaah Kabupaten Mamuju Utara sebanyak 156 orang Polman 290 orang dan

Ia menyampaikan kloter 18 akan ketanah suci pada 11 Agustus 2017 dari embarkasi haji Makassar, kloter 26 pada 19 Agustus 2017 melalui embarkasi Haji Makassar.

Begitu juga kloter 27 dan 28 ketanah suci melalui embarkasi haji Makassar masing masing pada 20 dan 21 Agustus 2017.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026