Logo Header Antaranews Makassar

Kesultanan Malaysia Ziarahi Makam Raja Gowa

Jumat, 1 September 2017 18:46 WIB
Image Print
Kanan ke kiri : Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, DYTTM Raja Karameng Sakti dan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan saat ziarah ke makam Sultan Hasanuddin dan Syekh Yusuf di Gowa, Jumat (1/9). (FOTO/Humas Gowa)

Sungguminasa (Antara Sulsel) - Keluarga Kesultanan Hasanuddin Keturunan Raja Sakti Malaysia menziarahi makam Raja ke-16 Sultan Hasanuddin dan Syekh Yusuf yang dianggapnya sebagai makam leluhurnya di Gowa, Jumat.

"Tuhan menciptakan kita semua dengan bersuku-suku dan berbangsa-bangsa agar kita semua bisa saling mengenal, apalagi jika memang ada pertalian darah," ujar Tuan Megah Sri Moh Syahrul Nizam, anak sulung dari Tuan Raja Azhar Syah Al Sakti di Gowa, Jumat.

Ia mengaku jika kakek buyutnya juga masih keturunan dari Raja Gowa XVI Sultan Hasanuddin sehingga keluarganya menziarahi para makam raja-raja dan ulama di Sulawesi Selatan tersebut.

Keluarga Kerajaan Kelantan Malaysia ini akan berada di Indonesia selama beberapa pekan baik di Kabupaten Gowa, maupun di daerah Tidore, Provinsi Maluku Utara.

Kabag Humas Pemerintah Kabupaten Gowa, Abdullah Sirajuddin mengatakan, kehadiran keluarga kerajaan Malaysia ini di Kabupaten Gowa untuk menelusuri jejak sejarah dari keluarganya.

Selain itu, sejumlah agenda juga akan dilakukan antara pihak keluarga Kesultanan Hasanuddin maupun Pemkab Gowa untuk mengeratkan kedua belah pihak.

"Ada banyak agendanya selama di Gowa, salah satunya adalah kenduri dengan 25 ribu warga di Lapangan Syekh Yusuf Gowa dengan menyantap makanan khas dari Malaysia," katanya.

Rombongan Kesultanan Hasanuddin Keturunan Raja Sakti Malaysia dipimpin langsung Datuk Yang Teramat Tinggi dan Mulia (DYTTM) Tuan Raja Azhar Syah Al Sakti Ibni DYTT Tuan Raja Wahab Syah Al Sakti.

Beberapa yang ikut dengannya yakni, DYTTM Tungku Syaharawati Yangbaiduri Nurhaima (istri), DYTTM Tungku Sahara Annil Yangbaiduri (anak), DYTTM Sang Indra Mega Tun Raja Moh Ridwan Syah (anak), DYTTM Tan Sri Raja Muhammad Amin, DYTTM Mega Sri Moh Syarul Nisam.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026