Tim Terpadu Sidak Daging Di Pasar Pabaeng-baeng

id sidak daging, tim terpadu pemkot makassar, pasar pabaeng-baeng

Ketua tim terpadu Pemkot Makassar Sri Sulsilawati (dua kanan) saat sidak di Pasar Pabaeng-baeng, Makassar, Selasa (12/9). (ANTARA FOTO/Muh Hasanuddin)

Makassar (Antara Sulsel) - Tim terpadu Pemerintah Kota Makassar melakukan inspeksi mendadak ke Pasar Pabaeng-baeng terkait adanya temuan daging tidak layak konsumsi oleh aparat kepolisian beberapa waktu lalu.

"Setelah adanya temuan dari aparat kepolisian, kita juga langsung bergegas melakukan sidak ke pasar-pasar," ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar, Sri Sulsilawati di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa.

Tim terpadu yang terdiri dari Dinas Ketahanan Pangan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2), Dinas Perdagangan (Disdag) serta Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) turun bersama-sama langsung.

Ia mengatakan, temuan daging tidak layak konsumsi oleh aparat kepolisian di Pasar Pabaeng-baeng beberapa waktu lalu itu cukup mengganggu dan mempengaruhi warga.

Pihaknya ingin memastikan di lapangan, apakah memang terdapat daging tidak layak konsumsi beredar di Makassar dan asal daging tersebut dipasok.

"Ini yang mau kita pastikan, apakah benar ada daging tidak layak konsumsi yang beredar di Makassar, kalau ada dipasok dari mana dagingnya," kata Sri yang juga ketua tim terpadu tersebut.

Menurut dia, operasi pasar yang dilakukan tim terpadu adalah untuk memastikan tidak ada lagi daging yang tidak layak konsumsi yang dijual kepada masyarakat.

"Ini berbahaya jika masih ada daging yang sudah tidak layak dikonsumsi masih dijual ke masyarakat, kita lakukan operasi terpadu untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan agar masyarakat jangan sampai membeli dan mengkonsumsi daging yang tidak sehat," katanya

Selain memeriksa daging yang dijual dipasar tersebut, Sri Susilawati juga menegaskan kepada para pedagang daging agar dalam memasarkan dagingnya, pedagang sudah mengetahui bahwa daging sudah sesuai.

Sri juga menjelaskan tentang standar operasional prosedur (SOP) dari dinas terkait, mulai dari lokasi pemotongan hewan hingga ke tempat penjualan daging di pasar tradisional

"Pedagang harus memastikan bahwa daging yang dijual tentunya sudah melalui pemeriksaan kesehatan dibuktikan dengan sertifikat atau surat keterangan bahwa hewan tersebut sehat dan memang layak untuk dikonsumsi oleh masyarakat," katanya

Hingga berakhirnya pemeriksaan yang dilakukan tim operasi terpadu di beberapa penjual daging yang ada di Pasar Pabaeng-baeng tidak ditemukan indikasi adanya daging yang tidak layak konsumsi yang diperjualbelikan.
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar