Logo Header Antaranews Makassar

KPID Award Sulsel 2017 Libatkan Lembaga Survei

Senin, 9 Oktober 2017 20:37 WIB
Image Print

Makassar (Antara Sulsel) - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Selatan libatkan lembaga survei Celebes Research Center (CRC) guna membantu dalam metode penilaian seleksi KPID Award ke 12 tahun ini. .

"Kami kerja sama dengan CRC agar sistem penjurian yang dulunya dinilai oleh tim juri, kini melibatkan lembaga survei agar lebih profesional," sebut Ketua KPID Sulawesi Selatan, Mattewakkan, di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin

Menurut dia, pelaksaan KPID Award 2017 ini, untuk pertama kalinya dilakukan. CRC dipilih sebagai surveyor untuk menilai program acara lembaga penyiaran baik radio maupun televisi yang ada di Sulsel.

Selain itu pihaknya ingin hasil survei CRC nantinya dapat menjadi bahan tolak ukur lembaga penyiaran ke calon pengiklan, dan tidak berpatokan pada survei nasional salah satu lembaga yang selama ini terkesan menjadi `kiblat` lembaga penyiaran di Indonesia.

"Kami inginkan hasil survei CRC ini menjadi tolak ukur keberhasilan tim kreatif program lembaga penyiaran dalam memproduksi siaran yang bermutu dan sehat tentunya," harapnya.

Sementara Direktur Utama CRC Herman Heizer mengapresiasi gagasan KPID Sulsel yang ingin melihat sejauh mana keberhasilan sebuah program acara menggunakan metode survei.

"Insya Allah, kami akan maksimal melakukan survei kepemirsaan baik radio maupun televisi. Ini pertama kalinya kami lakukan kerja sama dengan lembaga KPID di Sulsel " tutur Herman.

Dijadwalkan KPID Award akan digelar pada Desember atau akhir tahun. KPID Sulsel akan menilai sejumlah ketegori diantaranya program berita terbaik dan program hiburan terbaik radio maupun televisi yang ada di Sulsel.

Tema KPID award 2017 kali ini yakni Nasionalisme Dalam Politik Tanpa Hoax. Sebelumnya, penjurian KPID award melibatkan tim juri dari unsur akademis, perempuan dan masyarakat sipil.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026