Logo Header Antaranews Makassar

Mahasiswa Ajak Anggota DPRD Demo PLN

Kamis, 22 Oktober 2009 11:02 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA Sulsel) - Massa dari Aliansi Mahasiswa Makassar (AMM) berujuk rasa mengajak anggota DPRD Sulsel turun ke jalan memprotes lambannya PLN Sultanbatara keluar dari krisis listrik di Sulsel.

"Sampai kapan PLN memberikan janji-janji, buktinya sudah sepuluh hari lewat setelah PLN menjanjikan kepada DPRD ada perbaikan, tetapi malah PLN akan memadamkan lampu 12 jam perhari," kata koordinator lapangan AMM, Maulana di Makassar, Kamis.

Karena itu massa yang didominasi mahasiswa dari Fakultas Olahraga Universitas Negeri Makassar (UNM) meminta kepada anggota DPRD turun kejalan karena sudah tidak lagi didengar PLN.

"Kami berikan waktu kepada DPRD untuk memanggil PLN sampai hari Senin (26/10), kalau tidak anggota DPRD harus turun kejalan bersama-sama dengan kami," ujar Maulana.

Mereka juga membakar keranda mayat sebagai simbol matinya manajemen PLN dalam menangani krisis listrik yang sudah sebulan lebih menyengsarakan masyarakat Sulsel, bahkan meminta agar General Manager (GM) PLN Sultanbatara mundur dari jabatannya.

Tim penerima aspirasi DPRD Sulsel, Ilham Noer Toadji mengatakan, PLN belum melakukan hujan buatan di sekitar PLTA Bakaru, dan belum menyelesaikan perbaikan mesin pembangkit PLTG Sengkang.

Legislator PDK ini sangat menyayangkan hal tersebut karena GM PLN Sultanbatara saat melakukan rapat dengan DPRD Sulsel mengatakan akan memperbaiki mesin pembangkit PLTG Sengkang dalam waktu sepuluh hari.

Penerima aspirasi lainnya, Bukhari Kahar Muzakkar mengatakan akan kembali memanggil GM PLN untuk dimintai keterangannya, Senin (26/10).

"Sebentar akan kami bicarakan dengan pimpinan DPRD, untuk memanggil GM PLN pada hari Senin," ujarnya.

Tim penerima aspirasi juga menyatakan kesanggupannya mempertemukan mahasiswa dengan GM PLN untuk berdiskusi dengan jaminan para mahasiswa tidak boleh anarkis.

Sekitar dua pekan sebelumnya AMM juga berunjuk rasa meminta DPRD Sulsel mendesak PLN melakukan tindakan cepat keluar dari krisis listrik, serta dipertemukan dengan GM PLN namun tidak terlaksana.

(T.PSO-099/S016)