Mantan Plt Kadis DLH tersangka korupsi ketapang

id kadis dlh makassar,gani sirman,korupsi pohon ketapang,kabid humas polda sulsel

ilustrasi Korupsi (Antara Sulsel)

Makassar (Antaranews Sulsel) - Mantan pelaksana tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis DLH) Makassar, Gani Sirman ditetapkan menjadi tersangka oleh Polda Sulawesi Selatan terkait dugaan kasus korupsi pengadaan dan penanaman pohon Ketapang tahun 2016 senilai Rp7 miliar.

"Setelah serangkaian proses penyelidikan dan penyidikan oleh penyidik, akhirnya ditemukan beberapa alat bukti untuk menetapkan tersangka," kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani di Makassar, Selasa.

Bukan cuma Gani Sirman yang ditetapkan, tiga pegawai lainnya juga ditetapkan sebagai tersangka setelah melihat semua peran-perannya dalam kasus tersebut.

Adapun tiga staf DLH Makassar lainnya yang ditetapkan menjadi tersangka yakni, Budi Susilo, mantan pegawai honorer Buyung Haris dan Abu Bakar Mujaji.

Penetapan keempat tersangka itu setelah adanya hasil audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP)?Perwakilan Sulsel yang menyatakan terdapat kekurangan volume pekerjaan dan mengakibatkan kerugian negara.

"Hasil audit sementara dari BPKP Sulsel itu sudah ada keluar dan ditemukan kerugian negara. Juga adanya pengurangan volume pekerjaan sehingga penetapan tersangka dilakukan," katanya.

Sebelumnya, Gani Sirman usai pemeriksaan dirinya diperiksa penyidik Polda Sulsel memberikan penjelasannya kepada sejumlah wartawan terkait dengan proses pemeriksaannya.

Ia mengatakan, saat dirinya dimintai keterangan, penyidik banyak menanyakan pertanyaan saat dirinya mulai menjabat sebagai pelaksana tugas kepala dinas.

Gani mengaku kepada penyidik jika dirinya menjabat tidak terlalu lama dan hanya beberapa bulan saja setelah kepala dinas sebelumnya yakni Syahruddin meninggal dunia. Ia juga ditunjuk karena masa pensiunnya tidak lama lagi atau tepatnya pada 1 September 2017.

"Jadi, saya bukan pak kadis, saya ini hanya diperiksa sebagai saksi karena pernah menjabat plt kadis pertamanan, itu saja. Ini soal ketapang," ucapnya.
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar