BLK diharap bantu pekerja berdaya saing global

id Plt walikota makassar,Blk makassar,syamsu rizal

Plt Wali Kota Makassar Syamsu Rizal MI saat membuka pelatihan pekerja di BLK Makassar, Rabu (11/4). ANTARA FOTO/Muh Hasanuddin

Makassar (Antaranews Sulsel) - Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Makassar Syamsu Rizal MI saat membuka pelatihan pekerja di Balai Besar Latihan Kerja (BLK) Makassar berharap tenaga kerja yang dihasilkan ini bisa berdaya saing global sesuai dengan tuntutan zaman.

"Ini era zaman now, di mana perkembangannya sangat pesat dengan penggunaan teknologi informatika. Semuanya bisa dilakukan dengan praktis dengan berbasis IT," ujar Syamsu Rizal di Makassar, Rabu.

Ia mengatakan, pelatihan berbasis kompetensi tahap pertama angkatan II tahun 2018 ini, akan sangat membantu para pencari kerja di tengah persaingan global saat ini.

Dengan didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja Makassar Andi Irwan Bangsawan dirinya menyempatkan waktu juga berkeliling meninjau beberapa ruangan pelatihan pembuatan bubut, elektronika dan automotif.

Dalam pelatihan ini diikuti 320 peserta dari 20 bidang keahlian yang terdiri dari bidang keahlian bahasa Inggris, las listrik, teknik audio, desain grafis, traktor mesin, teknik menjahit, teknisi pendingin, automotif dan beberapa keahlian lainnya.

Pelatihan tersebut bertujuan untuk melatih calon tenaga kerja agar menjadi tenaga kerja yang terampil dan kompoten sesuai bidang yang dapat bersaing dipasar global.

Deng Ical dalam sambutannya mengatakan, pelatihan ini bukan hanya sekedar untuk mencari ilmu tetapi juga bagaimana belajar membangun karakter yang profesional dalam bekerja.

"Karakter pekerja profesional itu bukan hanya menghargai input dan outputnya tetapi yang paling utama adalah menghargai setiap prosesnya," ujar Deng Ical

"Standar-standar profesional seperti itu yang kita ingin pelajari disini dan mudah-mudahan setelah mengikuti semua proses pelatihan ini kita bisa mendapatkan semua itu," tambahnya.

Politisi Golkar ini juga mengaku jika semua yang mengikuti pelatihan ini pasti adalah orang orang yang luar biasa.

"Berarti tugas dan tanggung jawab ada dipundak anda semua untuk membuktikan kepada keluarga dan masyarakat bahwa kita mampu berkontribusi dan memberikan yang terbaik buat keluarga dan masyarakat," ucapnya.

Sementara Kepala BLK Makassar Herman, meyakini jika semua yang mengikuti proses pelatihan ini pasti sudah mempunyai keterampilan.

"Meski sudah memiliki keterampilan tetapi belum tentu langsung diterima di dunia kerja tapi harus melalui proses seleksi sesuai keterampilan yang kita miliki dan itu yang perlu dikembangkan agar dapat bersaing dipasar global," katanya.
Pewarta :
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar