Sekda Torut : Pemkab harus manfaatkan teknologi informasi

id toraja utara,tata kelola e-goverment,diskominfo torut,teknologi informasi

Peneliti BBSDMP Kemkominfo Makassar Firdaus Masyhur (kiri), saat membawakan materi pada seminar Tata Kelola e-Government yang digelar Diskominfo SP Toraja Utara di Rantepao, Torut, Kamis (26/4/18). (FOTO/Ist)

Rantepao (Antaranews Sulsel) - Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Toraja Utara (Torut) Rede Roni Bare mengatakan pemerintah daerah harus mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi.

"Pemkab Torut penting menerapkan sistem terintegrasi dalam manajemen organisasi, proses kerja yang dinamis serta peningkatan kualitas layanan publik," kata Rede pada seminar tata kelola e-Government yang digelar Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Toraja Utara di Ruang Pola Kantor Bupati Torut, Sulawesi Selatan, Kamis.

Dia menambahkan, salah satu hal mendasar melakukan penataan yaitu kebutuhan dan ketersediaan data sektoral serta informasi daerah yang real time, valid, dan dapat diakses setiap saat, baik untuk kepentingan pengambilan kebijakan pimpinan maupun kebutuhan informasi publik.

"Melalui terapan sistem e-government  di pemerintahan data-data parsial yang dikelola  perangkat daerah dapat diintegrasikan untuk memenuhi kebutuhan informasi yang lebih akurat, cepat dan efisien," ujarnya.  

Selain itu, kata Rene ketersediaan data informatif yang terintegrasi dalam sistem e-government, juga akan menunjang efektifitas sebaran informasi kepada khalayak luas menyangkut promosi potensi unggulan di Kabupaten Toraja Utara.

"Penerapan e-Government akan mendukung dan memperkuat aspek promosi potensi Kabupaten Toraja Utara, khususnya di sektor pariwisata, produk kopi, kuliner, tenun, dan potensi yang lainnya melalui penyajian data eleketronik yang akurat kepada masyarakat yang membutuhkan," pungkasnya.

Kepala Diskominfo SP Kabupaten Torut  Fitra mengatakan kegiatan ini digelar untuk menyikapi tuntutan penyelenggaraan pemerintahan daerah yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dan merupakan langkah awal penyusunan dokumen rencana induk pengembangan e-government Kabupaten Torut tahun 2019-2023.

Menurut Fitra, pemerintah daerah perlu memiliki sistematika rencana pengembangan e-government yang akan menjadi dasar kebijakan nantinya baik dalam hal pembentukan regulasi dan dukungan fiskal bidang TIK.

"Seminar e-government ini selenggarakan didasari atas kebutuhan Pemkab Torut untuk memodernisasikan sistem kerja pemerintahan yang akan memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas kinerja birokrasi sekaligus memberikan pelayanan publik yang lebih baik. Seminar ini akan menjadi dasar dalam penyusunan dan menetapkan dokumen rencana induk pengembangan teknologi komunikasi yang akan mengakomodir kebutuhan dan kepentingan semua perangkat daerah," ujarnya.

Sementara itu, Perwakilan Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kemkominfo Firdaus Masyhur, S.Kom, MTI, yang menjadi narasumber dalam seminar ini memaparkan bahwa untuk membangun dan mengembangakan sistem e-government di daerah diperlukan strategi dan kebijakan yang terarah sesuai dengan kebutuhan daerah sehingga pemanfaatan TIK dalam pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan dapat mencapai tujuannya, yaitu efektifitas, efisiensi, transparansi dan akuntabilitas.

Seminar yang diikuti para Staf Ahli Bupati Torut, Asisten Setda, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Camat dan pejabat lainnya lingkup Pemkab Torut.
Pewarta :
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar