TTC Travel gelar bursa wisata internasional
Senin, 16 Juli 2018 18:31 WIB
TTC Travel Mart Internasional (Istimewa)
Makassar (Antaranews Sulsel) - TTC Travel Mart kembali melaksanakan bursa wisata bertaraf internasional dengan menghadirkan para penjual produk (seller) dari luar negeri maupun pembeli produk paket wisata (buyer).
"Hari ini kami kembali menggelar TTC Travel Mart setelah sukses di Jakarta, Surabaya, Kalimantan, Medan dan Bali dan kini kami menggarap Makassar untuk ketiga kalinya," ujar Founder TTC Travel Mart Tedjo Iskandar di Makassar, Senin.
Ia mengatakan pada pelaksanaan TTC Travel Mart ini pihaknya menggandeng 78 seller dan 117 buyer dari mancanegara yang umumnya adalah dari negara-negara Asia, kemudian dari Timur Tengah dan Eropa.
Untuk yang dari Asia didominasi dari negara-negara ASEAN seperti Thailand, Vietnam, Malaysia, Korea dan lainnya. Dari Timur Tengah dari Turki, Uni Emirat serta Barcelona, Spanyol untuk negara benua Eropa.
Tedjo menjelaskan besarnya pangsa pasar Indonesia membuat para seller dari berbagai negara begitu antusias untuk ikut ambil bagian dalam kegiatan TTC Travel tersebut.
"Ini kegiatan sudah kesekian kalinya, TTC Travel Mart ke 27 dan kami mengambil tempatnya di Makassar. Biasanya kami langsung menggunakan dua kota sekaligus, tapi tahun ini hanya fokus di Makassar saja," katanya.
Dia menjelaskan penyelenggaraan kali ini untuk mempersiapkan para tour operator di dalam dan luar negri untuk mengemas paket-paket wisata yang kreatif mulai dari kelas backpacker sampai paket eksklusif menghadapi permintaan jelang liburan sekolah.
Tedjo Iskandar mengatakan para peserta umumnya loyal mengikuti kegiatan ini sejak pertama di gelar pada September 2001 yang dikemas dengan gaya tersendiri yaitu serius dan santai serta efektif untuk memperluas wawasan dan jaringan (networking) sesama pelaku pariwisata nasional.
"Kami selalu menghadirkan even-even yang unik dan menarik tanpa formalitas. Kalau anda berfikiran harus ada penyambutan, sambutan-sambutan, itu terlalu formil dan kami bukan pemerintah. Tapi, kami profesional dan ini adalah bisnis," ungkapnya.
Ia mengaku kegiatan yang dilaksanakannya selalu dinantikan oleh badan promosi pariwisata luar negeri dan mereka selalu antusias untuk ikut berpartisipasi.
Beberapa diantaranya seperti Serawak Tourism Board, Macau Tourism Board dan Korea Tourism Board. Sementara para seller datang dari berbagai benua dari Indonesia, Eropa Barat, Eropa Timur, Asia dan negara lainnya.
Andrew JH Kim dari Korea Tourism Board merasa senang bisa ikut ambil bagian dalam pameran bursa pariwisata ini, apalagi Indonesia adalah salah satu negara yang pangsa pasarnya sangat potensial.
"Pasar Indonesia sangat potensial dan kami selalu menawarkan paket-paket eksklusif bagi wisatawan asal Makassar. Kami sudah menyesuaikannya dengan karakteristik budaya dan agama di Sulsel, makanya kami menawarkan paket halal," ucapnya.
"Hari ini kami kembali menggelar TTC Travel Mart setelah sukses di Jakarta, Surabaya, Kalimantan, Medan dan Bali dan kini kami menggarap Makassar untuk ketiga kalinya," ujar Founder TTC Travel Mart Tedjo Iskandar di Makassar, Senin.
Ia mengatakan pada pelaksanaan TTC Travel Mart ini pihaknya menggandeng 78 seller dan 117 buyer dari mancanegara yang umumnya adalah dari negara-negara Asia, kemudian dari Timur Tengah dan Eropa.
Untuk yang dari Asia didominasi dari negara-negara ASEAN seperti Thailand, Vietnam, Malaysia, Korea dan lainnya. Dari Timur Tengah dari Turki, Uni Emirat serta Barcelona, Spanyol untuk negara benua Eropa.
Tedjo menjelaskan besarnya pangsa pasar Indonesia membuat para seller dari berbagai negara begitu antusias untuk ikut ambil bagian dalam kegiatan TTC Travel tersebut.
"Ini kegiatan sudah kesekian kalinya, TTC Travel Mart ke 27 dan kami mengambil tempatnya di Makassar. Biasanya kami langsung menggunakan dua kota sekaligus, tapi tahun ini hanya fokus di Makassar saja," katanya.
Dia menjelaskan penyelenggaraan kali ini untuk mempersiapkan para tour operator di dalam dan luar negri untuk mengemas paket-paket wisata yang kreatif mulai dari kelas backpacker sampai paket eksklusif menghadapi permintaan jelang liburan sekolah.
Tedjo Iskandar mengatakan para peserta umumnya loyal mengikuti kegiatan ini sejak pertama di gelar pada September 2001 yang dikemas dengan gaya tersendiri yaitu serius dan santai serta efektif untuk memperluas wawasan dan jaringan (networking) sesama pelaku pariwisata nasional.
"Kami selalu menghadirkan even-even yang unik dan menarik tanpa formalitas. Kalau anda berfikiran harus ada penyambutan, sambutan-sambutan, itu terlalu formil dan kami bukan pemerintah. Tapi, kami profesional dan ini adalah bisnis," ungkapnya.
Ia mengaku kegiatan yang dilaksanakannya selalu dinantikan oleh badan promosi pariwisata luar negeri dan mereka selalu antusias untuk ikut berpartisipasi.
Beberapa diantaranya seperti Serawak Tourism Board, Macau Tourism Board dan Korea Tourism Board. Sementara para seller datang dari berbagai benua dari Indonesia, Eropa Barat, Eropa Timur, Asia dan negara lainnya.
Andrew JH Kim dari Korea Tourism Board merasa senang bisa ikut ambil bagian dalam pameran bursa pariwisata ini, apalagi Indonesia adalah salah satu negara yang pangsa pasarnya sangat potensial.
"Pasar Indonesia sangat potensial dan kami selalu menawarkan paket-paket eksklusif bagi wisatawan asal Makassar. Kami sudah menyesuaikannya dengan karakteristik budaya dan agama di Sulsel, makanya kami menawarkan paket halal," ucapnya.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor : Amirullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kanwil Kemenag Sulsel imbau PPIU taati harga standar referensi umrah
07 November 2024 14:36 WIB, 2024
Belasan negara buka peluang kerja sama perjalanan wisata di Makassar
04 September 2024 19:38 WIB, 2024
Info Haji 2024 - Kemenag Sulsel ancam cabut izin travel berangkatkan CJH ilegal
03 June 2024 23:04 WIB, 2024
Kemenag Sulsel masih menelusuri travel yang membawa 37 WNI ke Arab Saudi
02 June 2024 22:54 WIB, 2024
Pameran UMKM dan travel umrah mewarnai milad Masjid Al Markas Makassar
12 January 2024 0:10 WIB, 2024
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Kemenpar tugaskan Poltekpar Makassar pantau destinasi wisata hadapi libur Nataru
24 December 2025 4:58 WIB
LKBN ANTARA promosi budaya dan ekraf lewat Festival Fotografi Celebes di Toraja Utara
14 December 2025 6:03 WIB
Wamen Pariwisata : Pemda harus hadir mendukung kegiatan berkualitas daerah
25 September 2025 12:46 WIB
Sulbar tampilkan tenun Sekomandi dan Saqbe Mandar di ajang Fesyar KTI 2025
04 September 2025 19:03 WIB
Kemenpar gandeng BIMP-EAGA jajaki potensi wisata Geopark Rammang-Rammang Maros
23 August 2025 17:28 WIB