FTI UMI-Gen Oil MoU penelitian energi terbarukan
Jumat, 23 November 2018 14:57 WIB
Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia (FTI-UMI) Makassar menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Garuda Energi Nusantara Oil (Gen Oil) untuk pengembangan penelitian dalam bidang energi terbarukan di Makassar, Jumat (23/11/2018). (Ist)
Makassar (Antaranews Sulsel) - Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia (FTI-UMI) Makassar menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Garuda Energi Nusantara Oil (Gen Oil) untuk pengembangan penelitian dalam bidang energi terbarukan.
"Ada dua MoU yang kita lakukan, pertama MoU dengan Gen Oil dan kedua terhadap Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) Baubau," ujar Dekan FTI UMI Makassar Zakir Sabara di Makassar, Jumat.
Penandatanganan MoU oleh Gen Oil dilakukan oleh Andi Hilmi Muatawakkil serta dirinya dengan dengan disaksikan oleh Wakil Rektor IV UMI Bidang Kerjasama Prof Dr H Hattah Fattah.
Usai penandatanganan pertama kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan MoU terhadap Unidaya Baubau, Sulawesi Tenggara yang langsung dilakukan Dekan Fakultas Teknik La Baride disaksikan Wakil Rektor IV Unidayan La Ode Hadia.
Zakir mengatakan penandatanganan MoU dengan perguruan tinggi asal Sulawesi Tenggara adalah bagian dari pengembangan sumber daya manusia serta sinergi antarperguruan tinggi lainnya baik skala nasional maupun mancanegara.
Sedangkan penadatanganan lainnya dengan Gen Oil, kata dia, untuk memaksimalkan pengembangan penelitian dalam bidang energi terbarukan.
"Ada dua MoU, pertama dengan sesama perguruan tinggi dan kedua terhadap korporasi. MoU dengan perguruan tinggi adalah lanjutan dari MoU dalam sinergi pengembangan SDM. Sedangkan MoU dengan korporasi dilandasi semangat peduli terhadap kemauan keras pengusaha muda untuk berinovasi melalui penelitian," katanya.
Menurut Zakir, kerja sama dengan Unidayan antara lain dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas akademik khususnya pada jurusan teknik pertambangan dengan melakukan pemanfaatan sumberdaya pembelajaran secara bersama yang dilandasi semangat peduli mengembangkan bidang Teknik Pertambangan di Indonesia Timur.
"Sesuai dengan semangat kami dan visi dari FTI UMI yakni sharing is caring atau semabgat berbagi dan peduli sesama dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta teknologi," ucapnya.
"Ada dua MoU yang kita lakukan, pertama MoU dengan Gen Oil dan kedua terhadap Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) Baubau," ujar Dekan FTI UMI Makassar Zakir Sabara di Makassar, Jumat.
Penandatanganan MoU oleh Gen Oil dilakukan oleh Andi Hilmi Muatawakkil serta dirinya dengan dengan disaksikan oleh Wakil Rektor IV UMI Bidang Kerjasama Prof Dr H Hattah Fattah.
Usai penandatanganan pertama kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan MoU terhadap Unidaya Baubau, Sulawesi Tenggara yang langsung dilakukan Dekan Fakultas Teknik La Baride disaksikan Wakil Rektor IV Unidayan La Ode Hadia.
Zakir mengatakan penandatanganan MoU dengan perguruan tinggi asal Sulawesi Tenggara adalah bagian dari pengembangan sumber daya manusia serta sinergi antarperguruan tinggi lainnya baik skala nasional maupun mancanegara.
Sedangkan penadatanganan lainnya dengan Gen Oil, kata dia, untuk memaksimalkan pengembangan penelitian dalam bidang energi terbarukan.
"Ada dua MoU, pertama dengan sesama perguruan tinggi dan kedua terhadap korporasi. MoU dengan perguruan tinggi adalah lanjutan dari MoU dalam sinergi pengembangan SDM. Sedangkan MoU dengan korporasi dilandasi semangat peduli terhadap kemauan keras pengusaha muda untuk berinovasi melalui penelitian," katanya.
Menurut Zakir, kerja sama dengan Unidayan antara lain dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas akademik khususnya pada jurusan teknik pertambangan dengan melakukan pemanfaatan sumberdaya pembelajaran secara bersama yang dilandasi semangat peduli mengembangkan bidang Teknik Pertambangan di Indonesia Timur.
"Sesuai dengan semangat kami dan visi dari FTI UMI yakni sharing is caring atau semabgat berbagi dan peduli sesama dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta teknologi," ucapnya.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Makassar dan Balai Cipta Karya bahas hibah alat deteksi air JICA Jepang
28 January 2026 5:19 WIB
Jepang tawarkan teknologi pengolahan ikan modern bagi nelayan di Makassar
14 November 2025 19:34 WIB
Pemkot Makassar kaji kerja sama dengan swasta terkait teknologi konversi sampah
31 October 2025 20:03 WIB
Era transformasi teknologi, Bawaslu Sulsel perkuat kemampuan digitalisasi untuk pengawasan pemilu
27 October 2025 5:17 WIB
Terpopuler - Iptek
Lihat Juga
Menristek: Forum Indonesia-Prancis tingkatkan iklim penelitian di Indonesia
31 October 2019 12:09 WIB, 2019