Pendaftaran Calon Maba UMI diperpanjang
Senin, 8 Juli 2019 20:31 WIB
Suasana pendaftaran calon maba UMI (Foto/Humas UMI)
Makassar (ANTARA) - Pendaftaran calon mahasiswa baru (Maba) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar diperpanjang hingga 14 Juli 2019.
"Batas pendaftaran semula berakhir pada 12 Juli 2019, diperpanjang jadwalnya hingga 14 Juli 2019, panitia melayani hingga hari Sabtu dan Minggu, hal ini memenuhi tuntutan masyarakat yang baru sempat datang karena kesibukan orang tua, dan kami melayani permintaan tersebut," kata Ketua Panitia Penerimaan Maba UMI tahun 2019, Dr. Ir. H. Hanafi Ashad, MT di Makassar, Senin.
Hanafi optimistis jelang penutupan pendaftaran calon maba, peminat akan terus meningkat, mengingat saat ini UMI telah terakreditasi A oleh Ban-PT dan pertama dan satu-satunya di luar Pulau Jawa.
"Alhamdulillah calon maba hingga 8 Juli 2019 telah mencapai diatas angka delapan ribu, terjadi peningkatan secara signifikan dari tahun sebelumnya," ujarnya.
Baca juga: UMI Makassar buka prodi pendidikan jarak jauh
Dia menambahkan, penerimaan calon maba UMI tahun secara online melalui laman spmb.umi.ac.id, namun juga tetap melayani pendaftar offline. Hal ini mengakomodir permintaan masyarakat untuk tetap mendapatkan pelayanan berbasis offline, di Menara UMI lt 2 kantor BAAK UMI.
"Insya Allah panitia siap memberikan pelayanan dan pendampingan untuk pendaftaran online di menara UMI," ungkapnya.
Hanafi yang juga Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Muslim Indonesia ini, mengatakan tahun ini hanya menyediakan 4.000 kuota maba dan pembiayan kuliah tidak ada kenaikan serta bisa diangsur.
"Pembayaran SPP dibayar sekali saja, dan BPP dibayar setiap tahun atau setiap semester. Jadi semua biaya bisa dicicil sesuai kemampuan mahasiswa," pungkasnya.
Baca juga: UMI Makassar terima 4.500 mahasiswa baru
"Batas pendaftaran semula berakhir pada 12 Juli 2019, diperpanjang jadwalnya hingga 14 Juli 2019, panitia melayani hingga hari Sabtu dan Minggu, hal ini memenuhi tuntutan masyarakat yang baru sempat datang karena kesibukan orang tua, dan kami melayani permintaan tersebut," kata Ketua Panitia Penerimaan Maba UMI tahun 2019, Dr. Ir. H. Hanafi Ashad, MT di Makassar, Senin.
Hanafi optimistis jelang penutupan pendaftaran calon maba, peminat akan terus meningkat, mengingat saat ini UMI telah terakreditasi A oleh Ban-PT dan pertama dan satu-satunya di luar Pulau Jawa.
"Alhamdulillah calon maba hingga 8 Juli 2019 telah mencapai diatas angka delapan ribu, terjadi peningkatan secara signifikan dari tahun sebelumnya," ujarnya.
Baca juga: UMI Makassar buka prodi pendidikan jarak jauh
Dia menambahkan, penerimaan calon maba UMI tahun secara online melalui laman spmb.umi.ac.id, namun juga tetap melayani pendaftar offline. Hal ini mengakomodir permintaan masyarakat untuk tetap mendapatkan pelayanan berbasis offline, di Menara UMI lt 2 kantor BAAK UMI.
"Insya Allah panitia siap memberikan pelayanan dan pendampingan untuk pendaftaran online di menara UMI," ungkapnya.
Hanafi yang juga Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Muslim Indonesia ini, mengatakan tahun ini hanya menyediakan 4.000 kuota maba dan pembiayan kuliah tidak ada kenaikan serta bisa diangsur.
"Pembayaran SPP dibayar sekali saja, dan BPP dibayar setiap tahun atau setiap semester. Jadi semua biaya bisa dicicil sesuai kemampuan mahasiswa," pungkasnya.
Baca juga: UMI Makassar terima 4.500 mahasiswa baru
Pewarta : -
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Lindungi potensi ekonomi, Kemenkum Sulbar dan PMD Polman percepat pendaftaran merek kolektif
29 January 2026 4:30 WIB
Pendaftaran program Rekrutmen Bersama BUMN diperpanjang hingga 19 Maret 2025
18 March 2025 11:11 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Konsorsium Internasional Pendidikan Tanggap Bencana libatkan Universitas Hasanuddin
15 January 2020 10:48 WIB, 2020
Dirjen Pendis : Mutu pendidikan Indonesia diharapkan keluar dari peringkat 72
17 December 2019 5:06 WIB, 2019