SDK-Bisa Jamin tidak Arogan Jadi Pemimpin
Minggu, 1 Agustus 2010 20:00 WIB
Mamuju (ANTARA News) - Calon bupati (Cabup) dan calon wakil bupati (Cawabup) Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Drs Suhardi Duka MM, Bustamin Bausat (SDK-BISA) menjamin ketika terpilih di pilkada Mamuju, tidak akan arogan menjadi pemimpin.
"Saya sudah buktikan ketika saya menjadi Bupati Mamuju pada periode ini, tidak berlaku arogan menjadi seorang pemimpin," kata kata Suhardi saat memberikan orasi kampanye terakhirnya di lapangan Ahmad Kirang Mamuju, Sabtu.
Kampanye itu dihadiri sejumlah tokoh nasional partai pendukungnya, di antaranya, Eko Patrio pengurus DPP Partai PAN, dan Ibnu Munzir DPP Partai Golkar, dan Andi Akmal pengurus DPP PKS serta Ketua DPD I Partai Golkar Sulbar, Anwar Adnan Saleh yang juga Gubernur Sulbar.
Kampanye pasangan SDK-BISA di pilkada Mamuju, juga diramaikan dengan kehadiran artis ibukota, Erie Suzan untuk menghibur ribuan massa dan simpatisan pendukun SDK-BISA yang memadati lapangan Ahmad Kirang Mamuju dari pagi hingga sore.
Ia mengatakan, di masa pemerintahannya rumah jabatan yang ditinggalinya selama hampir lima tahun menjadi pemimpin tidak pernah sepi dari kunjungan masyarakat, seluruh masyarakat dari semua lapisan datang untuk menyampaikan keluhannya kepada pemerintah.
"Semua kalangan saya terima selama ini, meski dengan sandal jepit datang ke pendopo rumah jabatan saya, itu karena saya memahami bahwa kita semua adalah rakyat, yang harus saling membantu dalam membangun daerah Mamuju,"katanya.
Ia mengaku tidak pernah membeda-bedakan masyarakat yang datang menemuinya karena semua masyarakat harus dibantu oleh pemerintah agar kehidupannya lebih baik didaerah ini.
"Saya juga pernah merasakan kemiskinan di saat menjadi rakyat biasa, sebelum menjadi bupati, makanya siapapun yang datang kepada saya selama ini, saya tidak pernah tolak, pendopo terbuka lebar untuk menampung aspirasi masyarakat,"katanya.
Oleh karena itu ia mengatakan, ketika terpilih di pilkada Mamuju dan kembali menjadi pemimpin di Mamuju, akan mempertahankan sikap tersebut, dan tidak akan betingkah arogan ataupun sombong.
(T.KR-MFH/J006) cabup suhardi duka, pilkada mamuju, sulbar
"Saya sudah buktikan ketika saya menjadi Bupati Mamuju pada periode ini, tidak berlaku arogan menjadi seorang pemimpin," kata kata Suhardi saat memberikan orasi kampanye terakhirnya di lapangan Ahmad Kirang Mamuju, Sabtu.
Kampanye itu dihadiri sejumlah tokoh nasional partai pendukungnya, di antaranya, Eko Patrio pengurus DPP Partai PAN, dan Ibnu Munzir DPP Partai Golkar, dan Andi Akmal pengurus DPP PKS serta Ketua DPD I Partai Golkar Sulbar, Anwar Adnan Saleh yang juga Gubernur Sulbar.
Kampanye pasangan SDK-BISA di pilkada Mamuju, juga diramaikan dengan kehadiran artis ibukota, Erie Suzan untuk menghibur ribuan massa dan simpatisan pendukun SDK-BISA yang memadati lapangan Ahmad Kirang Mamuju dari pagi hingga sore.
Ia mengatakan, di masa pemerintahannya rumah jabatan yang ditinggalinya selama hampir lima tahun menjadi pemimpin tidak pernah sepi dari kunjungan masyarakat, seluruh masyarakat dari semua lapisan datang untuk menyampaikan keluhannya kepada pemerintah.
"Semua kalangan saya terima selama ini, meski dengan sandal jepit datang ke pendopo rumah jabatan saya, itu karena saya memahami bahwa kita semua adalah rakyat, yang harus saling membantu dalam membangun daerah Mamuju,"katanya.
Ia mengaku tidak pernah membeda-bedakan masyarakat yang datang menemuinya karena semua masyarakat harus dibantu oleh pemerintah agar kehidupannya lebih baik didaerah ini.
"Saya juga pernah merasakan kemiskinan di saat menjadi rakyat biasa, sebelum menjadi bupati, makanya siapapun yang datang kepada saya selama ini, saya tidak pernah tolak, pendopo terbuka lebar untuk menampung aspirasi masyarakat,"katanya.
Oleh karena itu ia mengatakan, ketika terpilih di pilkada Mamuju dan kembali menjadi pemimpin di Mamuju, akan mempertahankan sikap tersebut, dan tidak akan betingkah arogan ataupun sombong.
(T.KR-MFH/J006) cabup suhardi duka, pilkada mamuju, sulbar
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kapolda meminta personel Polri di Sulbar tidak arogan kepada masyarakat
06 August 2024 17:17 WIB, 2024
Pengemudi arogan yang menggunakan pelat dinas TNI palsu telah ditangkap
17 April 2024 10:56 WIB, 2024
Kapolri meminta jajarannya tidak arogan tangani kasus pemerasan oleh KPK
17 October 2023 17:15 WIB, 2023
Polresta Mamuju kerahkan 173 personel amankan rekapitulasi suara Pilkada
04 December 2024 19:25 WIB, 2024
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Bawaslu : 443 ASN terlapor terkait netralitas tahapan pemilu dan pilkada di Sulsel
01 September 2026 5:13 WIB
Ketahanan nasional di era disrupsi, HIMAPEM FISIP Unhas dorong kolaborasi lintas sektor
28 August 2026 8:52 WIB