Pertemuan BIMP-EAGA Diundur Hingga November
Selasa, 21 September 2010 14:43 WIB
Makassar (ANTARA News) - Pertemuan antara empat menteri negara-negara yang tergabung dalam Brunei-Indonesia-Malaysia-Philippines East Asean Growth Area (BIMP-EAGA) yang dijadwalkan digelar di Makassar pada 6-7 Oktober 2010 diundur hingga pertengahan November.
"Pertemuan BIMP-EAGA kemungkinan baru akan terselenggara pertengahan November," kata Kepala Bidang Promosi Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Sulawesi Selatan Sukarniaty Kondolele di Makassar, Selasa.
Pengunduran jadwal pertemuan tersebut, katanya, atas permintaan dari BKPMD Sulsel karena Menteri Pertanian Suswono dan Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad sebagai dua menteri perwakilan dari Indonesia memiliki jadwal acara lain pada tanggal yang telah ditentukan.
"Baru Menteri Pertanian Malaysia yang mengkonfirmasikan kehadirannya pada pertemuan tersebut," ujarnya.
Wakil Presiden RI Boediono yang dijadwalkan akan membuka pertemuan, katanya, kemungkinan akan digantikan Menteri Perdagangan Marie Elka Pangestu.
Makassar untuk kedua kalinya menjadi tuan rumah pertemuan BIMP-EAGA setelah pertemuan pada tahun 2008.
Pada tahun 2009, pertemuan empat negara Asia Tenggara itu digelar di Bangkok, Thailand.
Pada pertemuan kali ini fokus pembahasan akan dititikberatkan pada pembicaraan peningkatan kerja sama bidang perikanan dan pertanian.
Pertemuan ini diharapkan akan membuka pintu perdagangan dan saling mengisi kebutuhan antar negara.
Sulsel dipilih menjadi tuan rumah karena Gubernur Sulsel Syharul Yasin Limpo merupakan ketua dari para gubernur yang ada dalam wadah BIMP-EAGA. (T.KR-RY/S022)
"Pertemuan BIMP-EAGA kemungkinan baru akan terselenggara pertengahan November," kata Kepala Bidang Promosi Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Sulawesi Selatan Sukarniaty Kondolele di Makassar, Selasa.
Pengunduran jadwal pertemuan tersebut, katanya, atas permintaan dari BKPMD Sulsel karena Menteri Pertanian Suswono dan Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad sebagai dua menteri perwakilan dari Indonesia memiliki jadwal acara lain pada tanggal yang telah ditentukan.
"Baru Menteri Pertanian Malaysia yang mengkonfirmasikan kehadirannya pada pertemuan tersebut," ujarnya.
Wakil Presiden RI Boediono yang dijadwalkan akan membuka pertemuan, katanya, kemungkinan akan digantikan Menteri Perdagangan Marie Elka Pangestu.
Makassar untuk kedua kalinya menjadi tuan rumah pertemuan BIMP-EAGA setelah pertemuan pada tahun 2008.
Pada tahun 2009, pertemuan empat negara Asia Tenggara itu digelar di Bangkok, Thailand.
Pada pertemuan kali ini fokus pembahasan akan dititikberatkan pada pembicaraan peningkatan kerja sama bidang perikanan dan pertanian.
Pertemuan ini diharapkan akan membuka pintu perdagangan dan saling mengisi kebutuhan antar negara.
Sulsel dipilih menjadi tuan rumah karena Gubernur Sulsel Syharul Yasin Limpo merupakan ketua dari para gubernur yang ada dalam wadah BIMP-EAGA. (T.KR-RY/S022)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemenpar gandeng BIMP-EAGA jajaki potensi wisata Geopark Rammang-Rammang Maros
23 August 2025 17:28 WIB, 2025
Penjabat Gubernur Sulbar wakili Indonesia pada pertemuan BIMP-EAGA di Brunei
26 October 2023 12:11 WIB, 2023
Penjabat Gubernur Sulbar sampaikan kesiapan pelayaran Sulbar-Malaysia
26 October 2023 11:29 WIB, 2023
IKN Nusantara bakal jadi magnet untuk investasi bagi negara peserta BIMP-EAGA
27 November 2022 5:05 WIB, 2022