Api Porda Sulsel Diambil di Pulau Sabutung
Jumat, 1 Oktober 2010 10:39 WIB
Pangkep, Sulsel (ANTARA News) - Api pekan olaraga daerah Sulawesi Selatan yang akan dinyalakan selama kegiatan olahraga empat tahunan tingkat provinsi ini di Kabupaten Pangkep pada 6-13 November 2010, diambil di Pulau Sabutung, Kepulauan Spermonde.
Wakil Bupati Pangkep Rahman Assegaf, di Pangkep, Jumat mengatakan, pengambilan api Porda 2010 lebih unik dari biasanya karena diambil di salah satu pulau kecil yang dihuni hanya beberapa keluarga nelayan tradisional.
Penyulutan api Porda akan diambil 15 Oktober 2010. Dari pulau itu dibawa ke Pangkep dengan diarak oleh perahu-perahu nelayan hingga ke pelabuhan Biringkassi, kemudian api diarak tim kirab ke 11 kecamatan, sebelum diinapkan di rumah jabatan Bupati Pangkep.
Setelah melewati di 11 kecamatan, Api Porda diinapkan dirumah jabatan bupati Pangkep pada 4 November 2010 selama dua hari, sebelum menuju stadion Pangkajene untuk dinyalakan di kaldroom selama Porda berlangsung.
"Pengambilan api Porda kali ini memang agak berbeda dengan Porda sebelumnya, karena diambil dari pulau kecil di gugusan Kepulauan Spermonde, Selat Makassar yang masuk dalam wilayah Kabupaten Pangkep," ujar Rahman.
Ini, dilakukan karena Kabupaten Pangkep hampir sepertiga wilayannya terdiri atas pulau-pulau hingga ke perbatasan pulau-pulau di Kabupaten Sumenep, Madura, Provinsi Jawa Timur.
Sebab itu, api Porda diambil dari Pulau Sabutung yang dihuni nelayan tradisional yang juga adalah salah satu objek wisata bahari andalan Pangkep, ujar Wabup Rahman menambahkan.
Sementara itu, Humas KONI Sulsel Piet HS, menuturkan Porda Sulsel 2010 mempertandingkan 24 cabang olahraga melibatkan sekitar 5.000 atlet dan ofisial dari 24 kontingan kabupaten dan kota.
Persiapan panita, ujar Piet, hingga saat ini telah mencapai sekitar 90 persen, tinggal membenahi rumput stadion yang akan dijadikan tempat upacara pembukaan dan penutupan Porda.
Sedangkan untuk akomodasi peserta, panita Porda lokal menyiapkan 800 rumah penduduk di tiga kecamatan dalam Kota Pangkajene yang dekat tempat pertandingan setiap cabang olahraga.
Dari 25 cabang olaraga yang dipertandingkan, satu di antaranya yakni dayung, tidak dilombakan di Pangkep karena fasilitas pertandingan tidak memenuhi syarat, sehingga perlombaan digelar di Danau Tanjung Bunga, Makassar. (T.S016/C004)
Wakil Bupati Pangkep Rahman Assegaf, di Pangkep, Jumat mengatakan, pengambilan api Porda 2010 lebih unik dari biasanya karena diambil di salah satu pulau kecil yang dihuni hanya beberapa keluarga nelayan tradisional.
Penyulutan api Porda akan diambil 15 Oktober 2010. Dari pulau itu dibawa ke Pangkep dengan diarak oleh perahu-perahu nelayan hingga ke pelabuhan Biringkassi, kemudian api diarak tim kirab ke 11 kecamatan, sebelum diinapkan di rumah jabatan Bupati Pangkep.
Setelah melewati di 11 kecamatan, Api Porda diinapkan dirumah jabatan bupati Pangkep pada 4 November 2010 selama dua hari, sebelum menuju stadion Pangkajene untuk dinyalakan di kaldroom selama Porda berlangsung.
"Pengambilan api Porda kali ini memang agak berbeda dengan Porda sebelumnya, karena diambil dari pulau kecil di gugusan Kepulauan Spermonde, Selat Makassar yang masuk dalam wilayah Kabupaten Pangkep," ujar Rahman.
Ini, dilakukan karena Kabupaten Pangkep hampir sepertiga wilayannya terdiri atas pulau-pulau hingga ke perbatasan pulau-pulau di Kabupaten Sumenep, Madura, Provinsi Jawa Timur.
Sebab itu, api Porda diambil dari Pulau Sabutung yang dihuni nelayan tradisional yang juga adalah salah satu objek wisata bahari andalan Pangkep, ujar Wabup Rahman menambahkan.
Sementara itu, Humas KONI Sulsel Piet HS, menuturkan Porda Sulsel 2010 mempertandingkan 24 cabang olahraga melibatkan sekitar 5.000 atlet dan ofisial dari 24 kontingan kabupaten dan kota.
Persiapan panita, ujar Piet, hingga saat ini telah mencapai sekitar 90 persen, tinggal membenahi rumput stadion yang akan dijadikan tempat upacara pembukaan dan penutupan Porda.
Sedangkan untuk akomodasi peserta, panita Porda lokal menyiapkan 800 rumah penduduk di tiga kecamatan dalam Kota Pangkajene yang dekat tempat pertandingan setiap cabang olahraga.
Dari 25 cabang olaraga yang dipertandingkan, satu di antaranya yakni dayung, tidak dilombakan di Pangkep karena fasilitas pertandingan tidak memenuhi syarat, sehingga perlombaan digelar di Danau Tanjung Bunga, Makassar. (T.S016/C004)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
(Catatan akhir tahun) - Makassar pertahankan juara porda 16 kali berturut-turut
01 December 2018 19:37 WIB, 2018
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Liga Champions, Lamine Yamal selamatkan Barcelona dari kekalahan kontra Newcastle
11 March 2026 6:35 WIB