Nurdin Abdullah paparkan peran TPAKD Sulsel dalam pemulihan ekonomi nasional
Kamis, 10 Desember 2020 20:54 WIB
Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah (kanan atas) menjadi pembicara pada diskusi interaktif yang digelar OJK secara virtual, Kamis,(10/12/2020).ANTARA/HO
Makassar (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah memaparkan peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah ( TPAKD) dalam upaya pemulihan ekonomi pada diskusi interaktif yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara virtual, Kamis.
"Dari profil spasial inilah kami menyusun kebijakan yang dapat menstimulasi pemulihan ekonomi nasional, khususnya di sektor-sektor unggulan dengan fokus kebijakan pelaku UMKM, yang salah satu instrumennya adalah melalui TPAKD Sulsel," ujarnya.
Nurdin Abdullah menyampaikan, Sulsel terdiri dari 21 kabupaten dan 3 kota, dengan penduduk sebanyak 8,85 juta jiwa. Dari sini sudah dapat digambarkan berapa besar market di Sulsel.
Dari segi pertumbuhan ekonomi, selama lima tahun ke belakang, ekonomi Sulawesi Selatan tumbuh progresif dan selalu berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional.
"Dan sejak 2018, Sulsel mempertahankan posisi sebagai provinsi dengan pertumbuhan PDRB tertinggi di Indonesia," urai Nurdin Abdullah.
Hal ini didukung data BPS Kuartal III 2020, pertumbuhan PDRB Sulsel (-1,08 persen YoY) kembali berada di atas pertumbuhan PDB nasional (-3,49 persen YoY) di tengah pandemi COVID-19 dan sinyal perbaikan ekonomi yang menguat, dengan pertumbuhan PDRB kuartalan atau Q to Q sebesar 8,18 persen.
Nurdin yang sengaja ditunjuk sebagai panelis di diskusi ini juga membeberkan dampak pertumbuhan ekonomi terhadap capaian pertumbuhan PDRB dan diikuti peningkatan pendapatan perkapita sebesar 40 persen selama lima tahun ke belakang.
"Tingkat pengangguran terbuka yang terkendali, tingkat kesejahteraan yang semakin merata tercermin dari GINI Ratio sebesar 0.38 dan tingkat kemiskinan sebesar 8,56 persen di bawah angka nasional (Nasional 9,22 persen per September 2019)," jelasnya.
Begitu juga dengan dari sisi struktur ekonomi berdasarkan sektor usahanya, ekonomi Sulsel dimotori oleh sektor pertanian, perdagangan, konstruksi, manufaktur dengan komposisi pelaku usaha mayoritas adalah UMKM (98,61 persen).
Nurdin Abdullah menyebutkan struktur ekonomi sektoral juga didukung oleh kredit perbankan Sulsel yang disalurkan sesuai dengan sektor-sektor unggulan di Sulsel
sehingga dapat memfasilitasi percepatan roda perekonomian.
Menurut Nurdin, hal serupa juga terjadi pada seluruh negara secara global, maupun seluruh provinsi di Indonesia dalam lingkup nasional.
Pandemi COVID-19 memberikan dampak spill over yang cukup signifikan terhadap perekonomian, tidak terkecuali Sulsel. Dampak tersebut tercermin dari tren perlambatan pertumbuhan PDRB Sulsel 3 kuartal ke belakang.
"Kita melihat sinyal pemulihan ekonomi Sulsel, tercermin dari pertumbuhan ekonomi Sulsel triwulan III 2020 terhadap triwulan II 2020 (q-to-q) yang mengalami peningkatan sebesar 8,18 persen," urainya.
"Dari profil spasial inilah kami menyusun kebijakan yang dapat menstimulasi pemulihan ekonomi nasional, khususnya di sektor-sektor unggulan dengan fokus kebijakan pelaku UMKM, yang salah satu instrumennya adalah melalui TPAKD Sulsel," ujarnya.
Nurdin Abdullah menyampaikan, Sulsel terdiri dari 21 kabupaten dan 3 kota, dengan penduduk sebanyak 8,85 juta jiwa. Dari sini sudah dapat digambarkan berapa besar market di Sulsel.
Dari segi pertumbuhan ekonomi, selama lima tahun ke belakang, ekonomi Sulawesi Selatan tumbuh progresif dan selalu berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional.
"Dan sejak 2018, Sulsel mempertahankan posisi sebagai provinsi dengan pertumbuhan PDRB tertinggi di Indonesia," urai Nurdin Abdullah.
Hal ini didukung data BPS Kuartal III 2020, pertumbuhan PDRB Sulsel (-1,08 persen YoY) kembali berada di atas pertumbuhan PDB nasional (-3,49 persen YoY) di tengah pandemi COVID-19 dan sinyal perbaikan ekonomi yang menguat, dengan pertumbuhan PDRB kuartalan atau Q to Q sebesar 8,18 persen.
Nurdin yang sengaja ditunjuk sebagai panelis di diskusi ini juga membeberkan dampak pertumbuhan ekonomi terhadap capaian pertumbuhan PDRB dan diikuti peningkatan pendapatan perkapita sebesar 40 persen selama lima tahun ke belakang.
"Tingkat pengangguran terbuka yang terkendali, tingkat kesejahteraan yang semakin merata tercermin dari GINI Ratio sebesar 0.38 dan tingkat kemiskinan sebesar 8,56 persen di bawah angka nasional (Nasional 9,22 persen per September 2019)," jelasnya.
Begitu juga dengan dari sisi struktur ekonomi berdasarkan sektor usahanya, ekonomi Sulsel dimotori oleh sektor pertanian, perdagangan, konstruksi, manufaktur dengan komposisi pelaku usaha mayoritas adalah UMKM (98,61 persen).
Nurdin Abdullah menyebutkan struktur ekonomi sektoral juga didukung oleh kredit perbankan Sulsel yang disalurkan sesuai dengan sektor-sektor unggulan di Sulsel
sehingga dapat memfasilitasi percepatan roda perekonomian.
Menurut Nurdin, hal serupa juga terjadi pada seluruh negara secara global, maupun seluruh provinsi di Indonesia dalam lingkup nasional.
Pandemi COVID-19 memberikan dampak spill over yang cukup signifikan terhadap perekonomian, tidak terkecuali Sulsel. Dampak tersebut tercermin dari tren perlambatan pertumbuhan PDRB Sulsel 3 kuartal ke belakang.
"Kita melihat sinyal pemulihan ekonomi Sulsel, tercermin dari pertumbuhan ekonomi Sulsel triwulan III 2020 terhadap triwulan II 2020 (q-to-q) yang mengalami peningkatan sebesar 8,18 persen," urainya.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Komisi III DPR: Pemecatan Dirnarkoba terkait pemerasan DWP sudah tepat
02 January 2025 12:19 WIB, 2025
DPR RI hargai keputusan Presiden Prabowo setujui capim KPK pilihan Jokowi
13 November 2024 7:55 WIB, 2024
Kementerian PANRB gelar forum diskusi refleksi kinerja Jokowi-Ma'ruf
10 October 2024 10:40 WIB, 2024
Menteri PANRB : ASN yang pasangannya maju pada Pilkada 2024 wajib jaga netralitas
08 October 2024 10:23 WIB, 2024
Menteri PANRB menerbitkan surat edaran tentang tindak tegas ASN pelaku "judol"
24 September 2024 14:47 WIB, 2024
Menteri PANRB memastikan pelamar seleksi CPNS tidak ada yang dirugikan
05 September 2024 21:21 WIB, 2024
Menpan-RB meminta Pemda efisienkan aplikasi untuk pelayanan masyarakat
27 August 2024 19:01 WIB, 2024
Terpopuler - Jasa
Lihat Juga
Menkeu Purbaya tambah DAU Rp7,66 triliun untuk THR dan gaji ke-13 guru ASN daerah
29 December 2025 18:40 WIB
PLN UUD Sulselrabar kembali terjunkan 21 personel, pulihkan listrik di Aceh
19 December 2025 18:30 WIB
Menkeu Purbaya: Anggaran penanganan bencana Sumatera tak hambat laju ekonomi
15 December 2025 15:31 WIB