Makassar (ANTARA) - Pemerintah Kota Makassar melibatkan unsur TNI dan Polri dalam mengimplementasikan program Makassar Recovery atau pemulihan ekonomi yang sempat terpuruk akibat pandemi COVID-19.

Wali Kota Makassar Ramdhan Pomanto di Makassar, Sabtu, mengatakan untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional (PEN) dilakukan program Makassar Recovery yang juga melibatkan TNI-Polri serta semua elemen masyarakat yang nantinya bersinergi dengan Pemkot Makassar.

"Semua unsur baik TNI-Polri, asosiasi dan semua yang terlibat akan bersinergi dalam pemulihan ekonomi," kata Ramdhan di sela peluncuran tagline "Aku Sahabat Rakyat" oleh Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka.

Dia mengatakan untuk pemulihan ekonomi dilakukan melalui hibridisasi ekonomi dengan melatih pengusaha kecil bukan hanya secara offline 100 persen, tetapi juga secara on line 60 persen yang difasilitasi oleh pemerintah.

Langkah kedua, lanjut dia, bangkitan ekonomi baru dengan hulu hingga ke hilir dirancang berbasis pemberberdayaan masyarakat.

"Contohnya star up lorong, jadi orang-orang kecil kita kemas agar dia mampu bersaing secara global melalui virtual ekonomi," katanya.

Sementara itu, Pangdam XIV/Hasanuddin juga mengatakan pihaknya bersinergi dengan BNI dan pemerintah setempat dalam membantu penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada Usaha Kecil Menengah (UKM) yang tersebar di tiga provinsi yang menjadi wilayah kerjanya.

Penyaluran KUR melalui BNI itu, lanjut dia, masing-masing di Sulsel, Sulbar dan Sultra mendapatkan alokasi anggaran Rp2 miliar dengan jumlah penerima masing-masing 1000 UKM.

Pangdam mengatakan semua itu dapat terlaksana berkat sinergitas semua pihak untuk saling membantu, agar bangkit kembali di masa kebiasaan baru (new normal).
  Wali Kota Makassar Ramdhan Pomanto (kiri) dan Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka disela peluncuran tagline "Aku Sahabat Rakyat" dan pembagian 1.000 paket sembako di Makassar, Sabtu (27/3/2021). ANTARA Foto/ Suriani Mappong