118 agen bank daftar e-warong guna optimalkan transaksi nontunai
Selasa, 11 Mei 2021 21:56 WIB
Ilustrasi pelayanan agen BRILink sebagai salah satu mitra BRI dalam mendukung program transaksi nontunai. ANTARA Foto/ HO/ Humas Kanwil BRI Makassar
Makassar (ANTARA) - Guna mengoptimalkan transaksi nontunai melalui penggunaan Quick Reponse Indonesia Standard (QRIS), sebanyak 118 agen bank di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, terdaftar sebagai elektronik warung gotong royong (e-warong).
"Agen ini melayani penarikan/pembelian bantuan sosial nontunai oleh penerima manfaat," kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Budi Hanoto di Makassar, Selasa.
Menurut dia, kegiatan on-boarding QRIS dilaksanakan BI Sulsel bekerja sama dengan perbankan penyalur bantuan sosial (bansos), dalam hal ini Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Wilayah Makassar.
Hanoto mengatakan dengan menggandeng 118 e-warong mitra BRI dalam menerapkan QRIS adalah tahapan awal dari total rencana implementasi QRIS untuk seluruh 439 e-warong di wilayah Sulsel.
Selain penggunaan moda nontunai dalam penyaluran bansos, penggunaan QRIS juga untuk perluasan transaksi nontunai.
"Penggunaan QRIS di e-warong dapat dimanfaatkan untuk transaksi ritel, tidak hanya bagi keluarga penerima manfaat (KPM) bansos, namun juga untuk masyarakat umum," katanya.
Dengan adanya alternatif pembayaran dengan QRIS, lanjut dia, transaksi pembayaran di warung-warung akan menjadi lebih cepat, mudah, murah, aman dan lancar (cemumuah).
Hal ini menjadi terobosan baru dan bentuk sinergi yang kuat dengan penyedia jasa pembayaran (PJP) yakni BRI, guna memperluas penerapan QRIS di sektor retail di warung-warung tersebut.
Sinergi tersebut seiring dengan kolaborasi "pentahelix" (lima pihak), yakni akademisi, sektor usaha, pemerintah, komunitas masyarakat dan insan pers.
"Melalui Penerapan QRIS e-warong diharapkan dapat tercipta ekosistem penggunaan QRIS yang iklusif dan merata hingga ke seluruh lapisan masyarakat," kata Budi. Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Budi Hanoto. ANTARA Foto/ HO/BI Sulsel
"Agen ini melayani penarikan/pembelian bantuan sosial nontunai oleh penerima manfaat," kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Budi Hanoto di Makassar, Selasa.
Menurut dia, kegiatan on-boarding QRIS dilaksanakan BI Sulsel bekerja sama dengan perbankan penyalur bantuan sosial (bansos), dalam hal ini Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Wilayah Makassar.
Hanoto mengatakan dengan menggandeng 118 e-warong mitra BRI dalam menerapkan QRIS adalah tahapan awal dari total rencana implementasi QRIS untuk seluruh 439 e-warong di wilayah Sulsel.
Selain penggunaan moda nontunai dalam penyaluran bansos, penggunaan QRIS juga untuk perluasan transaksi nontunai.
"Penggunaan QRIS di e-warong dapat dimanfaatkan untuk transaksi ritel, tidak hanya bagi keluarga penerima manfaat (KPM) bansos, namun juga untuk masyarakat umum," katanya.
Dengan adanya alternatif pembayaran dengan QRIS, lanjut dia, transaksi pembayaran di warung-warung akan menjadi lebih cepat, mudah, murah, aman dan lancar (cemumuah).
Hal ini menjadi terobosan baru dan bentuk sinergi yang kuat dengan penyedia jasa pembayaran (PJP) yakni BRI, guna memperluas penerapan QRIS di sektor retail di warung-warung tersebut.
Sinergi tersebut seiring dengan kolaborasi "pentahelix" (lima pihak), yakni akademisi, sektor usaha, pemerintah, komunitas masyarakat dan insan pers.
"Melalui Penerapan QRIS e-warong diharapkan dapat tercipta ekosistem penggunaan QRIS yang iklusif dan merata hingga ke seluruh lapisan masyarakat," kata Budi. Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Budi Hanoto. ANTARA Foto/ HO/BI Sulsel
Pewarta : Suriani Mappong
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BPKPD Sulbar buka Gerai Samsat memperluas digitalisasi layanan pembayaran PKB
12 June 2025 12:23 WIB
Terpopuler - Jasa
Lihat Juga
Menkeu Purbaya tambah DAU Rp7,66 triliun untuk THR dan gaji ke-13 guru ASN daerah
29 December 2025 18:40 WIB
PLN UUD Sulselrabar kembali terjunkan 21 personel, pulihkan listrik di Aceh
19 December 2025 18:30 WIB
Menkeu Purbaya: Anggaran penanganan bencana Sumatera tak hambat laju ekonomi
15 December 2025 15:31 WIB