Unhas Terima Ambulans dari KBRI Belanda
Kamis, 2 Juni 2011 7:05 WIB
MAKASSAR - BANTUAN AMBULAS. Kuasa Ad Interim, KBRI Den Haag, Umar Hadi (kanan) bersama Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Idrus Patturusi (kiri) meninjau mobil ambulans usai serah terima bantuan mobil tersebut di Unhas, Makassar, Sulsel, Rabu (1/6
Makassar (ANTARA News) - Universitas Hasanuddin menerima sumbangan satu unit ambulans dari Kedutaan Besar (KBRI) Belanda di Den Haag, Negeri Belanda, di Makassar, Rabu.
Ambulanas merek Chevrolet yang dilengkapi dengan kursi dorong untuk pasien itu diserahkan Kuasa Usaha Ad interim KBRI Belanda Umar Hadi kepada Rektor Unhas Prof Idrus A Paturusi disaksikan Atase Perhubungan KBRI Den Haag Imran Rasyid dan para Wakil Rektor dan Dekan Fakultas di lingkungan Unhas, kata Kepala Humas Unhas, Dahlan Abubakar.
Umar Hadi mengatakan, sebelum Duta Besar RI di Den Haag Junus Effendy Habibie menyelesaikan masa tugasnya di Belanda Desember 2010, beliau memperoleh bantuan ambulans untuk Unhas, yang merupakan bantuan pertama kendaraan sejenis itu kepada sejumlah pihak penerima lainnya di Indonesia.
"Ini ambulans yang dikirim ke Makassar pertama dari bantuan itu," kata Umar Hadi pada acara penyerahan yang dilaksanakan di depan Rektorat Unhas.
Menurut Umar Hadi, KBRI Den Haag telah bekerja sama dengan Horizon Holland yang kemudian mengusahakan bantuan Belanda kepada Indonesia. Organisasi tersebut bekerja sama dengan salah satu mitra lokal, Yayasan Pelagandong yang dipimpin Junus Effendy Habibie.
Rektor Unhas Idrus A Paturusi mengatakan, bantuan ambulans ini akan dimanfaatkan untuk pengoperasian Rumah Sakit Unhas. Sebelumnya, Unhas juga menerima beberapa unit mobil ambulans dari pemerintah Jepang. (T.KR-HK/F003)
Ambulanas merek Chevrolet yang dilengkapi dengan kursi dorong untuk pasien itu diserahkan Kuasa Usaha Ad interim KBRI Belanda Umar Hadi kepada Rektor Unhas Prof Idrus A Paturusi disaksikan Atase Perhubungan KBRI Den Haag Imran Rasyid dan para Wakil Rektor dan Dekan Fakultas di lingkungan Unhas, kata Kepala Humas Unhas, Dahlan Abubakar.
Umar Hadi mengatakan, sebelum Duta Besar RI di Den Haag Junus Effendy Habibie menyelesaikan masa tugasnya di Belanda Desember 2010, beliau memperoleh bantuan ambulans untuk Unhas, yang merupakan bantuan pertama kendaraan sejenis itu kepada sejumlah pihak penerima lainnya di Indonesia.
"Ini ambulans yang dikirim ke Makassar pertama dari bantuan itu," kata Umar Hadi pada acara penyerahan yang dilaksanakan di depan Rektorat Unhas.
Menurut Umar Hadi, KBRI Den Haag telah bekerja sama dengan Horizon Holland yang kemudian mengusahakan bantuan Belanda kepada Indonesia. Organisasi tersebut bekerja sama dengan salah satu mitra lokal, Yayasan Pelagandong yang dipimpin Junus Effendy Habibie.
Rektor Unhas Idrus A Paturusi mengatakan, bantuan ambulans ini akan dimanfaatkan untuk pengoperasian Rumah Sakit Unhas. Sebelumnya, Unhas juga menerima beberapa unit mobil ambulans dari pemerintah Jepang. (T.KR-HK/F003)
Pewarta :
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tim Ekspedisi Unhas kenalkan "smart solar biomass" ke petani pala Fakfak
20 September 2026 19:19 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Jalan Kajaolalido-Thamrin jadi proyek percontohan pejalan kaki di Makassar
26 September 2026 12:10 WIB