Tiga penelitian lolos seleksi dapat dana Rp1,5 miliar di RKSA 2021
Sabtu, 18 September 2021 21:43 WIB
Penerima dana penelitian Ristek/Brin Kalbe Science Awards (RKSA) 2021 (ANTARA)
Jakarta (ANTARA) - Tiga penelitian yang lolos seleksi apresiasi bidang kesehatan Ristek/Brin Kalbe Science Awards (RKSA) 2021 mendapat dana total Rp1,5 miliar untuk mengembangkan riset.
Judul penelitian yang terpilih adalah "Pengembangan Rapid Test Kit Berbasis Single-Entity Electrochemistry (SEE) Untuk Deteksi Covid-19 Di Saliva" yang diketuai Alex Lukmanto Suherman dari Universitas Telkom, riset "Efektivitas Pemberian Terapi Media Terkondisi Sel Punca Mesenkimal Tali Pusat Allogenik pada Pasien Osteoarthritis Sendi Lutut" yang diketuai Bintang Soetjahjo dari institusi RSUD Dr Moewardi Surakarta dan "Efektivitas Umbilical Cord Mesenchymal Stem Cell-Secretome (UCMSC-S) Gel Terhadap Percepatan Reepitelisasi Luka" yang diketuai David S. Perdanakusuma dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya.
"Proposal yang masuk bagus-bagus, tapi kami harus pilih yang paling bagus menurut kriteria RKSA," kata Direktur Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Prof. Dr. Amin Soebandrio, Ph.D, Sp.MK. dalam pengumuman Penerima Dana Penelitian RKSA 2021, Sabtu.
Tercatat sebanyak 282 judul penelitian yang diterima sejak masa penyerahan praproposal pada Juli dan kini menyisakan 9 judul untuk dipresentasikan langsung pada dewan juri bulan ini.
Penelitian terpilih akan dihilirisasi menjadi suatu produk baik barang atau jasa yang diharapkan bisa bermanfaat untuk masyarakat. Hilirisasi penelitian diharapkan akan berkontribusi positif dalam peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat dan peningkatan nilai ekonomi nasional.
Selain Prof Amin, dewan juri yang terlibat dalam RKSA kali ini antara lain: Dr. Ir. Bambang Setiadi, IPU (Ketua Dewan Riset Nasional), Dr. Ir. Roy Alexander Sparringa, M.App.SC. (Senior Advisor BPPT), Dr. Lucia Rizka Andalusia, Apt,. M. Pharm, MARS, (Direktur Registrasi Obat Badan Pengawas Obat dan Makanan), dr. Sandy Qlintang (Direktur Stem Cell and Cancer Institute & Pharma Metric Labs PT Kalbe Farma Tbk) dan juga juri kehormatan dari Kementerian Ristek/BRIN dan Pendiri PT Kalbe Farma Tbk Dr. Boenjamin Setiawan, Ph.D.
David S. Perdanakusuma berterimakasih atas kepercayaan yang diberikan untuk penelitian yang dia ketuai dan berharap agar penelitian bisa rampung sebaik-baiknya. Alex menyatakan hal serupa, dia berterimakasih bisa diberi kesempatan untuk berkontribusi kepada masyarakat melalui penelitian ini.
"Mudah-mudahan penelitian ini bisa dilaksanakan dengan amanah, mohon doa restu apa yang diamanahkan ini bisa dilaksanakan sebaik-baiknya," tutup Bintang Soetjahjo.
Judul penelitian yang terpilih adalah "Pengembangan Rapid Test Kit Berbasis Single-Entity Electrochemistry (SEE) Untuk Deteksi Covid-19 Di Saliva" yang diketuai Alex Lukmanto Suherman dari Universitas Telkom, riset "Efektivitas Pemberian Terapi Media Terkondisi Sel Punca Mesenkimal Tali Pusat Allogenik pada Pasien Osteoarthritis Sendi Lutut" yang diketuai Bintang Soetjahjo dari institusi RSUD Dr Moewardi Surakarta dan "Efektivitas Umbilical Cord Mesenchymal Stem Cell-Secretome (UCMSC-S) Gel Terhadap Percepatan Reepitelisasi Luka" yang diketuai David S. Perdanakusuma dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya.
"Proposal yang masuk bagus-bagus, tapi kami harus pilih yang paling bagus menurut kriteria RKSA," kata Direktur Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Prof. Dr. Amin Soebandrio, Ph.D, Sp.MK. dalam pengumuman Penerima Dana Penelitian RKSA 2021, Sabtu.
Tercatat sebanyak 282 judul penelitian yang diterima sejak masa penyerahan praproposal pada Juli dan kini menyisakan 9 judul untuk dipresentasikan langsung pada dewan juri bulan ini.
Penelitian terpilih akan dihilirisasi menjadi suatu produk baik barang atau jasa yang diharapkan bisa bermanfaat untuk masyarakat. Hilirisasi penelitian diharapkan akan berkontribusi positif dalam peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat dan peningkatan nilai ekonomi nasional.
Selain Prof Amin, dewan juri yang terlibat dalam RKSA kali ini antara lain: Dr. Ir. Bambang Setiadi, IPU (Ketua Dewan Riset Nasional), Dr. Ir. Roy Alexander Sparringa, M.App.SC. (Senior Advisor BPPT), Dr. Lucia Rizka Andalusia, Apt,. M. Pharm, MARS, (Direktur Registrasi Obat Badan Pengawas Obat dan Makanan), dr. Sandy Qlintang (Direktur Stem Cell and Cancer Institute & Pharma Metric Labs PT Kalbe Farma Tbk) dan juga juri kehormatan dari Kementerian Ristek/BRIN dan Pendiri PT Kalbe Farma Tbk Dr. Boenjamin Setiawan, Ph.D.
David S. Perdanakusuma berterimakasih atas kepercayaan yang diberikan untuk penelitian yang dia ketuai dan berharap agar penelitian bisa rampung sebaik-baiknya. Alex menyatakan hal serupa, dia berterimakasih bisa diberi kesempatan untuk berkontribusi kepada masyarakat melalui penelitian ini.
"Mudah-mudahan penelitian ini bisa dilaksanakan dengan amanah, mohon doa restu apa yang diamanahkan ini bisa dilaksanakan sebaik-baiknya," tutup Bintang Soetjahjo.
Pewarta : Nanien Yuniar
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Unismuh dan AMDA kerja sama penelitian dan pengembangan ilmu kesehatan
04 August 2023 17:22 WIB, 2023
Negara G20 analisis kesenjangan manufaktur perkuat pusat penelitian vaksin
29 October 2022 11:02 WIB, 2022
Penelitian terbaru vaksin AstraZeneca klaim beri perlindungan jangka panjang
30 June 2021 20:04 WIB, 2021
WHO minta pemeriksaan ulang studi COVID-19 pertama kali muncul di Italia
02 June 2021 6:44 WIB, 2021
Menristek-Menkes sepakat bentuk tim penelitian virus guna perangi COVID-19
08 January 2021 18:44 WIB, 2021
Balitbangda Kabupaten Gowa rampungkan penelitian kesehatan olahraga
20 September 2019 19:02 WIB, 2019
Menkes: Pandemi COVID-19 tidak selesai tanpa pemerataan riset dan manufaktur
22 August 2022 11:35 WIB, 2022
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Hujan petir berpotensi guyur sejumlah kota besar pada Selasa, Makassar hujan ringan
19 May 2026 7:30 WIB