BPTD Sulselbar siapkan 26 posko antisipasi arus mudik Lebaran 2022
Minggu, 24 April 2022 21:03 WIB
Kepala Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XIX Sulselbar, Suria Abdi saat memantau di Terminal Regional Daya, Makassar, Sulawesi Selatan. ANTARA/Darwin Fatir
Makassar (ANTARA) - Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XIX Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) Kementerian Perhubungan menyiapkan 26 posko untuk mengantisipasi arus mudik Lebaran 1443 Hijriah/2022 Masehi.
"Kami dari BPTD Sulselbar sudah melakukan rapat koordinasi dengan instansi terkait serta Dinas Perhubungan Provinsi terkait persiapan angkutan Lebaran di tiap wilayah kabupaten/kota. Ada 26 posko diaktifkan," ujar Kepala BPTD Wilayah XIX Sulselbar Suria Abdi di Makassar, Minggu.
Menurut dia, di sela pengecekan kelaikan kendaraan trayek Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) serta Angkutan Kota Antarprovinsi (AKAP) di Terminal Regional Daya, merupakan salah satu upaya dari penyiapan posko untuk memastikan arus mudik berjalan aman.
"Jadi, disiapkan posko di terminal. Ada enam posko di terminal Sulselbar, termasuk Terminal Data. Rencana posko mudik diaktifkan pada 25 April sampai 10 Mei 2022. Kita juga akan bergabung dengan posko terpadu di simpang lima bandara pada 28 April nanti," katanya.
Selain posko terpadu di Bandara Internasional Hasanuddin, disiapkan juga posko di pelabuhan-pelabuhan, seperti Pelabuhan Makassar, pelabuhan penyeberangan di Siwa, Bajoe, Bira, Pamatata, Pelabuhan Danau Matano, Nuha, dan Tinampu.
"Artinya, kami akan melakukan penugasan kepada seluruh anggota Kemenhub di BPTD untuk membuka posko mulai 25 April sampai 10 Mei 2022, dan itu serentak di Indonesia," katanya.
Pihaknya memprediksi, puncak arus mudik akan berlangsung pada 28-30 April 2022, mengingat Pemerintah Pusat telah menetapkan libur nasional mulai 29 April 2022.
"Kami berharap masyarakat yang tidak bekerja sebagai pegawai negeri (ASN), BUMN, serta BUMD bisa melaksanakan mudik lebih awal agar tidak terjadi kepadatan penumpang," ucapnya.
Selain kesiapan posko arus mudik, pihaknya akan menfungsikan jembatan timbang yang biasa di gunakan untuk pengukuran tonase kendaraan sebagai rest area bagi pemudik saat menuju daerah masing-masing.
"Ada 10 jembatan timbang yang beroperasi, kita akan fungsikan sebagai rest area pada saat mudik Lebaran untuk saudara-saudara kita yang kelelahan saat berkendara kalau mau beristirahat," tuturnya.
Suria menambahkan semua pemangku kepentingan terkait pelaksanaan mudik, seperti Dishub, TNI Polri, hingga Dinas Kesehatan, sesuai Surat Edaran Satgas COVID-19 dan Surat Edaran Menteri Perhubungan menyatakan setiap penumpang wajib menerapkan protokol kesehatan, salah satunya mengenakan masker, termasuk telah divaksin minimal dosis 2.
"Kami dari BPTD Sulselbar sudah melakukan rapat koordinasi dengan instansi terkait serta Dinas Perhubungan Provinsi terkait persiapan angkutan Lebaran di tiap wilayah kabupaten/kota. Ada 26 posko diaktifkan," ujar Kepala BPTD Wilayah XIX Sulselbar Suria Abdi di Makassar, Minggu.
Menurut dia, di sela pengecekan kelaikan kendaraan trayek Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) serta Angkutan Kota Antarprovinsi (AKAP) di Terminal Regional Daya, merupakan salah satu upaya dari penyiapan posko untuk memastikan arus mudik berjalan aman.
"Jadi, disiapkan posko di terminal. Ada enam posko di terminal Sulselbar, termasuk Terminal Data. Rencana posko mudik diaktifkan pada 25 April sampai 10 Mei 2022. Kita juga akan bergabung dengan posko terpadu di simpang lima bandara pada 28 April nanti," katanya.
Selain posko terpadu di Bandara Internasional Hasanuddin, disiapkan juga posko di pelabuhan-pelabuhan, seperti Pelabuhan Makassar, pelabuhan penyeberangan di Siwa, Bajoe, Bira, Pamatata, Pelabuhan Danau Matano, Nuha, dan Tinampu.
"Artinya, kami akan melakukan penugasan kepada seluruh anggota Kemenhub di BPTD untuk membuka posko mulai 25 April sampai 10 Mei 2022, dan itu serentak di Indonesia," katanya.
Pihaknya memprediksi, puncak arus mudik akan berlangsung pada 28-30 April 2022, mengingat Pemerintah Pusat telah menetapkan libur nasional mulai 29 April 2022.
"Kami berharap masyarakat yang tidak bekerja sebagai pegawai negeri (ASN), BUMN, serta BUMD bisa melaksanakan mudik lebih awal agar tidak terjadi kepadatan penumpang," ucapnya.
Selain kesiapan posko arus mudik, pihaknya akan menfungsikan jembatan timbang yang biasa di gunakan untuk pengukuran tonase kendaraan sebagai rest area bagi pemudik saat menuju daerah masing-masing.
"Ada 10 jembatan timbang yang beroperasi, kita akan fungsikan sebagai rest area pada saat mudik Lebaran untuk saudara-saudara kita yang kelelahan saat berkendara kalau mau beristirahat," tuturnya.
Suria menambahkan semua pemangku kepentingan terkait pelaksanaan mudik, seperti Dishub, TNI Polri, hingga Dinas Kesehatan, sesuai Surat Edaran Satgas COVID-19 dan Surat Edaran Menteri Perhubungan menyatakan setiap penumpang wajib menerapkan protokol kesehatan, salah satunya mengenakan masker, termasuk telah divaksin minimal dosis 2.
Pewarta : M Darwin Fatir
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Makassar dan Balai Cipta Karya bahas hibah alat deteksi air JICA Jepang
28 January 2026 5:19 WIB
Dinas ESDM bersama BWS Sulawesi bahas pembangunan pembangkit listrik di Sulbar
13 December 2025 21:18 WIB
Karantina Sulsel sosialisasi aturan untuk tingkatkan kepatuhan pengguna jasa
05 December 2025 5:40 WIB
BP3MI Sulsel memfasilitasi pelatihan barista bagi calon PMI ke luar negeri
30 October 2025 21:28 WIB
PLN UID Sulselrabar - Balai TN Bantimurung Bulusaraung resmikan Mushola Babul Khoir
15 September 2025 17:54 WIB
Kejari Sinjai sita barang dua kantor balai di Makassar terkait dugaan korupsi
13 August 2025 6:24 WIB