BPJS Kesehatan mudahkan layanan melalui Mobile MCS
Senin, 30 Mei 2022 16:13 WIB
Peserta JKN-KIS BPJS Kesehatan Kamsia (ANTARA/HO-BPJS Kesehatan)
Makassar (ANTARA) - BPJS Kesehatan terus meningkatkan kinerja dengan mempermudah akses layanan administrasi kepesertaan bagi calon peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dengan menurunkan pelayanan Mobile Customer Service (MCS).
"Saya dapat informasi dari kerabat, barusan mengurus kartu JKN-KIS di Mobile MCS. Katanya, tidak mengantri lama, padahal pesertanya juga banyak dan sama saja dilayani sampai kartu terbit," tutur peserta JKN-KIS Kamsia di Makassar, Sulawesi Selatan, beberapa waktu lalu.
Ibu tiga anak ini merupakan warga Kecamatan Biringkanaya, telah terdaftar sebagai peserta dari segmen PBPU Mandiri Kelas III menceritakan, selama mengurus admistrasi di Mobile MCS tidak mengantre lama dan tidak perlu ke kantor BPJS Kesehatan.
"Waktu itu saya langsung kesini, ternyata benar lebih mudah dijangkau lokasinya tidak perlu menunggu lama antreannya," papar wanita berprofesi buruh harian lepas ini menuturkan.
Bahkan, BPJS Kesehatan tidak pantang surut dalam inovasi pada perluasan kanal pelayanan kepesertaan, hal itu tentunya semata-mata demi kepuasan peserta agar memperoleh berbagai kemudahan serta efiensi waktu untuk dapat mengakses status kepesertaannya dalam program JKN-KIS.
"Saya merasa tidak ada kendala sama sekali menggunakan pelayanan di mobil MCS ini, justru senang karena merasa terbantu dan semoga bisa juga ada di daerah tempat tinggal saya," katanya.
"Apalagi, tidak ada desak-desakan, pelayanannya sama saja tuntas. Kalau bisa mobil pelayanan MCS seperti ini ditambah, biar ada keluhan butuh pelayanan bisa langsung dapat dibantu, tidak perlu jauh-jauh ke kantor BPJS Kesehatan," tambah Kamsia.
Kamsia menuturkan dirinya juga mendapatkan penjelasan yang sangat memuaskan tentang titik pelayanan kesehatan di rumah sakit yang menurutnya sangat membantu,
"Tadi petugas jelaskan kartu JKN-KIS ini sudah aktif, bisa digunakan di rumah sakit swasta, lewat UGD-nya atau dari rujukan klinik. Saya bisa bayangkan, rumah sakit besar dari luar saja diliat seperti hotel, bagaimana mahalnya berobat di sana seandainya bayar umum.
"Ternyata dengan jadi peserta JKN-KIS saja biar hanya seorang buruh harian, bisa dilayani berobat di rumah sakit besar. Semoga BPJS Kesehatan dapat terus mengembangkan pelayanannya dalam menjamin kesehatan masyarakat," ungkapnya.
Kepuasan peserta tujuan utama BPJS Kesehatan hadir dalam program JKN-KIS ini menjamin kualitas pelayanan peserta dari waktu ke waktu mengikuti kebutuhan peserta yang kian meningkat.(*/Inf)
"Saya dapat informasi dari kerabat, barusan mengurus kartu JKN-KIS di Mobile MCS. Katanya, tidak mengantri lama, padahal pesertanya juga banyak dan sama saja dilayani sampai kartu terbit," tutur peserta JKN-KIS Kamsia di Makassar, Sulawesi Selatan, beberapa waktu lalu.
Ibu tiga anak ini merupakan warga Kecamatan Biringkanaya, telah terdaftar sebagai peserta dari segmen PBPU Mandiri Kelas III menceritakan, selama mengurus admistrasi di Mobile MCS tidak mengantre lama dan tidak perlu ke kantor BPJS Kesehatan.
"Waktu itu saya langsung kesini, ternyata benar lebih mudah dijangkau lokasinya tidak perlu menunggu lama antreannya," papar wanita berprofesi buruh harian lepas ini menuturkan.
Bahkan, BPJS Kesehatan tidak pantang surut dalam inovasi pada perluasan kanal pelayanan kepesertaan, hal itu tentunya semata-mata demi kepuasan peserta agar memperoleh berbagai kemudahan serta efiensi waktu untuk dapat mengakses status kepesertaannya dalam program JKN-KIS.
"Saya merasa tidak ada kendala sama sekali menggunakan pelayanan di mobil MCS ini, justru senang karena merasa terbantu dan semoga bisa juga ada di daerah tempat tinggal saya," katanya.
"Apalagi, tidak ada desak-desakan, pelayanannya sama saja tuntas. Kalau bisa mobil pelayanan MCS seperti ini ditambah, biar ada keluhan butuh pelayanan bisa langsung dapat dibantu, tidak perlu jauh-jauh ke kantor BPJS Kesehatan," tambah Kamsia.
Kamsia menuturkan dirinya juga mendapatkan penjelasan yang sangat memuaskan tentang titik pelayanan kesehatan di rumah sakit yang menurutnya sangat membantu,
"Tadi petugas jelaskan kartu JKN-KIS ini sudah aktif, bisa digunakan di rumah sakit swasta, lewat UGD-nya atau dari rujukan klinik. Saya bisa bayangkan, rumah sakit besar dari luar saja diliat seperti hotel, bagaimana mahalnya berobat di sana seandainya bayar umum.
"Ternyata dengan jadi peserta JKN-KIS saja biar hanya seorang buruh harian, bisa dilayani berobat di rumah sakit besar. Semoga BPJS Kesehatan dapat terus mengembangkan pelayanannya dalam menjamin kesehatan masyarakat," ungkapnya.
Kepuasan peserta tujuan utama BPJS Kesehatan hadir dalam program JKN-KIS ini menjamin kualitas pelayanan peserta dari waktu ke waktu mengikuti kebutuhan peserta yang kian meningkat.(*/Inf)
Pewarta : M Darwin Fatir
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
DPR setujui 10 nama jadi anggota Dewas BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan
10 February 2026 12:59 WIB
Menkes usul reaktivasi JKN otomatis sementara terkait penonaktifan kepersetaan PBI JK
09 February 2026 12:08 WIB
Sekda Makassar: Forum Perangkat Daerah kunci sinkronisasi program kesehatan 2027
03 February 2026 10:28 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Kakanwil Kemenkum Sulbar hadiri penutupan lokakarya, semangat implementasi KUHP dan KUHAP baru
13 February 2026 14:17 WIB